Pada
9 Desember 1805, Thomas Jefferson menjadi tuan rumah acara buka puasa bersama
(iftar) di AS, yang digelar di Gedung Putih. Acara tersebut tak direncanakan
sebelumnya. Kala itu, ia menerima utusan dari pemerintah Tunisia. Mengetahui
tamunya sedang berpuasa, Jefferson memundurkan pertemuan dan acara makan
bersama hingga waktu Matahari terbenam.
Mengikuti
jadwal berbuka puasa sang tamu, konon saat makan malam itupun tak ada minuman
beralkohol yang dihidangkan sampai tamu dari Tunisia pulang, sekedar menghormati
sang tamu.
Thomas
diketahui sudah memiliki cetakan Al Quran 9 tahun sebelum kemerdekaan Amerika
di tanda tangani dan Al Quran punya Salah satu bapak bangsa Amerika ini
sekarang ada di perpustakaan Kongres Amerika Serikat.
Sebelum menjadi
presiden, Thomas Jefferson juga
pernah menjadi, antara lain[Anggota Dewan Perwakilan Rakyat negara
bagian Virginia (1776-79)
·
Gubernur Virginia pada 1779 pengganti Patrick Henry, dan dipilih
kembali pada tahun 1780 namun mengundurkan diri pada tahun 1781 dikarenakan
serangan tentara Inggris pada Virginia. Pada masa jabatannya ini ia menulis
statuta tentang kebebasan beragama (The Statute of Religious Freedom)
·
Duta Amerika untuk Prancis (1785-89)
·
Menteri Luar Negeri di bawah Presiden George Washington pada
tahun 1789.
·
Melarang Perbudakan
Pada pemilu pada tahun
1796, ketika berusia 53 tahun, Thomas Jefferson menjadi calon presiden untuk
partai Demokratik-Republikan tetapi ia dikalahkan oleh lawannya, John AdamsThomas
Jefferson pun dipilih untuk menjadi wakil presiden di bawah John Adams.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar