Rabu, 20 Mei 2026

KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menghadiri Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait arah kebijakan ekonomi dan pembangunan nasional ke depan. Presiden menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dimanfaatkan sebagai instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Selain itu, Presiden Prabowo memaparkan pokok-pokok kebijakan fiskal pemerintah yang difokuskan pada upaya menjaga pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah juga menaruh perhatian pada pengelolaan sumber daya alam agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Di hadapan para peserta sidang, Presiden turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan sinergi dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Menurutnya, kerja sama antarinstansi dan dukungan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan.

Melalui rapat paripurna tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kehadiran Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menjadi simbol kuatnya koordinasi dan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program-program prioritas nasional.

 

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


 

Silaturahmi dengan Forkompimda Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Menko Polkam Ajak para Pemimpin Berkorban untuk Rakyat

SIARAN PERS NO. 173/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026

Polkam, NTB – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan harapan Presiden Prabowo Subianto agar sinergi, soliditas, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terus diperkuat. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas serta mendukung keberhasilan program-program pembangunan nasional.

Pesan tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan arahan kepada para kepala daerah dan Forkopimda di regional Nusa Tenggara dan Maluku, dalam acara Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan Forkopimda se-Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku yang digelar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026).

“Saya menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Bapak dan Ibu seluruhnya, dengan harapan agar soliditas di antara kita tetap dijaga,” kata Menko Djamari.

Selain para kepala daerah yang mencakup gubernur, bupati, dan walikota, turut menjadi peserta juga Panglima Kodam, Panglima Kodaeral, Danlanud, Kapolda, dan Kajati di regional Maluku dan Nusa Tenggara.

Dalam arahannya, Menko Polkam juga mengimbau agar seluruh pimpinan daerah terus menjaga soliditas dan memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, di tengah situasi krisis global yang masih berlangsung, pemerintah pusat bekerja sangat keras agar masyarakat tidak terkena dampak serius, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun keamanan. Oleh karena itu, Menko Polkam mengajak seluruh kepala daerah dan unsur Forkopimda untuk responsif terhadap setiap keluhan masyarakat serta menunjukkan semangat rela berkorban demi kepentingan rakyat.

“Berempatilah kita pada posisi rakyat. Tidak ada pilihan lain, kita sudah terlanjur dipilih oleh rakyat untuk memimpin negeri ini. Jangan kita tunjukkan hal-hal yang bisa menyinggung perasaan rakyat kita, justru tunjukkan kita mau berkorban untuk rakyat,” kata Djamari Chaniago.

Mendagri Tito Karnavian dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya peran dan soliditas Forkopimda dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah serta mendukung terselenggaranya program-program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara itu Menteri PKP Maruarar Sirait memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto terkait perumahan rakyat. Pemerintahan saat ini, kata Menteri PKP, memberi perhatian penuh bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian yang layak. Oleh karena itu, para kepala daerah diminta memaksimalkan program-program tersebut untuk masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan ini, turut mendampingi Menko Polkam antara lain Sesmenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan dan para Deputi Kemenko Polkam.

 

*Kemenko Polkam RI


 

Senin, 18 Mei 2026

HADIRI KAPOLRI CUP 2026, KEPALA BNN RI: PRESTASI LAHIR DARI GAYA HIDUP SEHAT

Tangerang - Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri pembukaan Kapolri Cup 2026 Basketball Tournament dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di MS Arena Sport BSD, Tangerang, Banten, pada Senin (18/5).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN RI hadir selaku Pembina Cabang Olahraga Bola Basket Polri. Turnamen ini diikuti oleh tim dari jajaran Polda seluruh Indonesia sebagai wadah memperkuat soliditas, sportivitas, dan kebersamaan antarpersonel Polri.

Turut hadir dalam pembukaan turnamen antara lain Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Victor Dean Mackbon yang mewakili Kapolda Metro Jaya, Kapolda Banten Hengki, Kapolda Sulawesi Tenggara sekaligus Ketua Cabang Olahraga Basket Polri Himawan Bayu Aji, Wakapolda Sumatera Barat Solihin, Wakil Ketua Umum DPP Perbasi Zona Sulawesi, NTT, dan NTB Mohamad Shalahuddin, serta Wakil Ketua Panitia Pelaksana Andri Ananta Yudhistira.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menyambut positif penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 Basketball Tournament sebagai sarana memperkuat soliditas sekaligus membangun karakter personel Polri yang disiplin, tangguh, dan mampu bekerja sama secara kolektif melalui olahraga.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang rekreasi atau kompetisi olahraga seremonial semata, melainkan instrumen strategis institusi dalam membentuk karakter personel Polri yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama secara solid,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI menekankan pentingnya penerapan gaya hidup sehat dan bebas narkotika dalam mendukung prestasi. Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

“Prestasi dan performa terbaik hanya dapat lahir dari gaya hidup yang sehat, aktif, dan sepenuhnya bersih dari penyalahgunaan zat adiktif,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung serta menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum memperkuat jiwa korsa dan semangat Bhayangkara Presisi.

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Minggu, 17 Mei 2026

Kisah Bung karno dan Tukang Buah Inspirasi Jokowi Membela Wong Cilik

Di awal tahun 1950-an Pak Iskak (saat itu dia belum naik haji) suka berjualan buah-buahan ke dekat Harmoni.

Suatu saat dia lihat Bung Karno lagi santai di depan Istana Negara. Haji Iskak minta ijin bicara dengan Bung Karno kepada Komandan Kawal DKP (Detasemen Kawal Presiden). - Lalu komandan DKP lapor ke Bung Karno.

"Pak, ada orang mau ketemu"

"Siapa?" tanya Bung Karno.

"Ndak tau Pak, Rakyat Biasa" kata Komandan.

Bung Karno tertawa dan menyuruh masuk Haji Iskak. Bung Karno menyapa dengan hangat lalu bertanya :

"Jualan apa?"....

"Ini beh, jualan belimbing" kata Pak Iskak

"Wah, gede-gede ya Belimbingnya...sudah saya beli ini".....

Pak Iskak tertawa dan minta doa supaya dagangannya laris.

Bung Karno berdoa sebentar di depan pikulan Pak Iskak, ia mengangkat tangannya dan mulutnya komat-kamit. Bung Karno berkata "laris...laris...laris" pak Iskak senengnya bukan main didoakan Bung Karno.

Rakyat kecil dengan logika pikiran-pikiran sederhana, dibaca Sukarno dengan bahasa yang mereka mengerti juga. Tapi Sukarno memimpin tidak dengan pencitraan, ia memimpin dengan substansi, Sukarno tau apa yang ada di dalam benak rakyat itu, karena itu perjuangannya, karena pusat dari segala pikirannya. Pak Iskak pun diajak ngobrol, selang setengah jam kemudian Pak Iskak pamit tapi Bung Karno menyuruh Pak Iskak tunggu sebentar lalu ia masuk ke dalam Istana dan keluar kembali, ditangannya ia membawa peci dan sarung. Dua benda yang kemudian jadi barang keramat bagi Pak Iskak, sebuah kenang-kenangan terindah.

Bung Karno dan Jokowi

Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi memliki hampir persamaan karakter, Jokowi terpilih dua periode dengan Partai yang mengusungnya yakni PDIP dimana Jokowi juga anggota partai, sebelum menjadi Presiden Jokowi menjadi Walikota Solo saat memimpin Solo Jokowi terlihat membela sekali kepentingan rakyat kebanyakan, renovasi pasar klewer, membangun transportasi wisata di solo,  Dikantornya saat menjabat Walikota Solo terpampang potret Sukarno dibelakang mejanya, terlihat secara tersirat Jokowi merupakan pengagum Bung Karno. Saat pengelola Railbus minta tarif Rp 30.000, dia menolak dan minta agar tarif cuma Rp 3.000. Siapa yg mau naik jika tarifnya Rp 3000? Katanya. Jarang ada pemimpin yg berani melawan pengusaha untuk membela rakyat.


Saat ada sekolah dasar negeri yang memungut uang masuk sampai Rp 1,5 juta, begitu dapat laporan dari orang tua murid, Jokowi langsung datang seorang diri naik motor dengan pakaian biasa ke sekolah itu. Setelah itu, tak ada lagi pungutan. Jokowi rupanya mengancam jika sampai ada pungutan, kepala sekolahnya akan diganti detik itu juga.

Jokowi juga berani menentang Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, yang ingin menggusur bangunan bersejarah Solo untuk dijadikan Mal, menurut Jokowi cagar Budaya harus dijaga dan dilindungi. Saat Bibit marah dan memakinya sebagai bodoh, Jokowi dengan rendah hati berkata bahwa dia memang bodoh dan dia heran kenapa warga Solo memilih dia yang bodoh sebagai walikota selama 2 periode.

Sebagai pengusaha, beda dengan para bos/pimpinan lain yang suka menindas anak buahnya secara semena-mena, Jokowi memperlakukannya dengan manusiawi. Ini salah satu komentar anak buahnya.

Pecah Kongsi Dengan PDIP

Politik merupakan seni dalam mencapai tujuan ( Kekuasaan ), saat Pilpres 2024 PDIP menyerang Jokowi sebagai “ penghianat “ karena tidak tunduk oleh kepentingan partai. Jokowi yang sudah terasah dalam memimpin sejak  dari Walikota, Gubernur hingga Presiden 2 periode sudah memahami karakteristik dan “ wilayah politik Indonesia “.  Cacian berita Hoax hingga merendahkan Jokowi sebagai Presiden RI tidak terhitung jumlahnya bahkan sampai pensiun para pembeci Jokowi merasa tidak puas masih menjelek – jelekkan. Akhir dari sebuah kongsi, saat Jokowi bertemu Ketua umum PDIP terlihat setingan bahwa Jokowi seakan – akan dibawah ketua partai, padahal yang hadir saat itu adalah Presiden Republik Indonesia Ke-7 yang dengan rendah hati hadir memenuhi undangan ketua partai yang mengusungnya karena telah turut mencalonkannya sebagai Presiden ( suatu bentuk mengahargai jasa balas budi ), namun yang didapat foto selfie anak ketua partai yang dibagikan di medsos yang menunjukkan seakan – akan negara milik keluarganya, ( ada pepatah jawa ngono yo ngono ning ojo ngono ).

Cermin seorang Jokowi seorang seorang karakter pemimpin yang tidak menindas namun tegas saat bertindak adalah saat freepot dan natuna. Dan salah satu nama cucunya bernama Lembah Manah yang berarti Rendah Hati.

·         Ditulis Oleh : Untung Surono

*Dari Berbagai Sumber

Jumat, 15 Mei 2026

Kemenko Polkam Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Kabel Laut Nasional Bersama ASKALSI

SIARAN PERS NO. 172/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026

Polkam, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menerima audiensi Asosiasi Penyelenggara Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (ASKALSI) guna membahas penguatan tata kelola dan perlindungan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) sebagai infrastruktur digital strategis pertemuan digelar di ruang rapat Gatot Kaca, Kemenko Polkam, Jakarta, Selasa, (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan bahwa jaringan SKKL domestik tercatat memiliki panjang sekitar 55.475 km dengan 125 sistem SKKL yang dibangun dan dioperasikan oleh 13 anggota ASKALSI yang merupakan tulang punggung utama konektivitas digital yang menopang layanan publik, perbankan, hingga sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Selanjutnya, audiensi yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsda TNI Eko Dono Indarto ini menyoroti sejumlah tantangan penyelenggaraan SKKL, antara lain panjangnya proses perizinan, perlunya sinkronisasi tata ruang pusat dan daerah, perlindungan koridor kabel laut, keterbatasan kapal dan SDM teknis, serta potensi dampak pembangunan infrastruktur besar seperti Giant Sea Wall terhadap titik landing SKKL di wilayah Jakarta ASKALSI juga menekankan pentingnya penyelesaian isu Tanjung Pakis, Karawang, yang merupakan salah satu koridor kabel laut dengan nilai investasi eksisting yang besar.

Terkait urgensi infrastruktur tersebut, Eko Dono menekankan bahwa kabel laut merupakan urat nadi konektivitas digital Indonesia yang dampaknya sangat luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Kabel laut adalah urat nadi konektivitas digital Indonesia. Ketika kabel laut terganggu, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh operator, tetapi juga oleh masyarakat, layanan publik, dunia usaha, perbankan, pusat data, hingga sektor pertahanan dan keamanan karena itu, tata kelola, perlindungan, dan koordinasi lintas sektor terkait SKKL harus diperkuat secara bersama,” ujar Eko Dono.

Sementara itu, Kemenko Polkam berkomitmen memfasilitasi pertemuan teknis lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan pemetaan masalah yang konkret serta langkah penyelesaian yang terkoordinasi guna pengamanan aset nasional tersebut.

Melalui penguatan koordinasi ini, pemerintah berupaya memastikan keberlanjutan konektivitas digital nasional tetap andal dan aman demi memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di masa depan.

 

*Kemenko Polkam RI

 

Rabu, 13 Mei 2026

Gerakkan Pilah Sampah

Jakarta - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, gerakan memilah sampah dari rumah menjadi langkah paling penting untuk menekan timbulan sampah Jakarta yang setiap harinya terus meningkat.

Ia menyampaikan, hampir separuh sampah Jakarta merupakan sampah organik, sementara lainnya masih memiliki potensi untuk didaur ulang. Mayoritas timbulan sampah tersebut berasal dari rumah tangga.

Menurut Dudi, apabila masyarakat mulai membiasakan memilah sampah sejak dari sumber, maka hampir semua sampah sebenarnya dapat diselesaikan di tingkat hulu. Dengan begitu, hanya sedikit sampah residu yang perlu diproses lebih lanjut di fasilitas pengolahan akhir.

“Melalui Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, kami ingin mengajak seluruh masyarakat melihat bahwa pilah sampah bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan bersama untuk menyelamatkan Jakarta dari darurat sampah,” ujarnya, Senin (11/5).

Ia menjelaskan, Kelurahan Rorotan dan beberapa daerah lainnya telah mulai menerapkan sistem pemilahan sampah dan akan menjadi model yang direplikasi ke berbagai wilayah di Jakarta.

“Langkah tersebut penting mengingat TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, dan ditargetkan tidak lagi menerima sampah pada 2027,” katanya.

Sekadar informasi, kegiatan deklarasi ‘Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah’ dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta serta beberapa pejabat tinggi negara lainnya. Berbagai aktivasi edukatif dan interaktif disiapkan untuk mendekatkan budaya pilah sampah kepada masyarakat.

Warga mengikuti aktivasi menabung sampah anorganik yang mendorong masyarakat mulai memilah sampah dari rumah sekaligus memahami bahwa sampah juga memiliki nilai ekonomi.

Sejumlah kolaborator yang tergabung dalam Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Lingkungan Hidup Klaster Persampahan seperti Rekosistem, Plasticpay, Paragon Technology & Innovation, dan Rumah Sosial Kutub, dan lainnya juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Selain penayangan video edukasi pemilahan sampah, kegiatan ini juga diisi deklarasi ‘Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah’ sebagai simbol komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Jakarta.

Selain itu, ratusan petugas berkampanye dan menyuluh pemilahan sampah. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga mengerahkan 200 petugas kebersihan beserta sarana dan prasarana pendukung di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

Fasilitas yang disiagakan meliputi tiga unit road sweeper, dua truk anorganik, dua truk compactor listrik, 100 dust bin, tiga tong sulo, 1.000 kantong plastik, lima bus toilet, dua tangki air kotor, dan dua tangki air bersih guna memastikan kawasan kegiatan tetap bersih, nyaman, dan tertata.

“Gerakan memilah sampah organik, anorganik, B3 rumah tangga, dan residu dari sumber merupakan langkah sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi masa depan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tandas Dudi.

#jagajakarta#lingkunganhidup

 

Selasa, 12 Mei 2026

Gagalkan Penyelundupan Lebih dari Rp14 Triliun, Menko Polkam Apresiasi TNI AL

                                                                            SIARAN PERS NO. 165/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026

Polkam, Jakarta - Menteri Kooordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengaku bangga dan mengapresiasi jajaran Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) TNI Angkatan Laut yang dalam 17 bulan terakhir berhasil menggagalkan banyak kasus penyelundupan. Melalui berbagai operasi penegakan hukum dan keamanan laut, selama rentang tahun 2025 nilai kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp14,75 triliun. Sementara di lima bulan pertama 2026, nilai kerugian negara yang diselamatkan sebanyak Rp112,9 miliar.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI AL yang sudah berupaya sejauh ini. Saya berharap jangan puas dengan hal yang sudah kita capai, jangan lelah untuk melakukan tugas-tugas seperti ini, dan jangan bosan untuk tetap melakukan ini, karena ini harapan bangsa yang ditetapkan kepada kita," kata Menko Polkam dalan konferensi pers yang digelar di Markas Koarmada RI, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Keberhasilan berbagai operasi ini, ujar Djamari Chaniago, merupakan bukti nyata kehadiran negara untuk menyelamatkan sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini. Menurutnya, dengan sumber daya alam yang sangat kaya, maka ancaman terhadap sumber daya Indonesia pun menjadi tinggi.

"Negara kita ini negara yang sangat kaya, baik sumber daya alam strategis maupun yang biasa. Maka TNI Angkatan Laut sebagai bagian dari alat negara, hadir dalam upaya untuk mengamankan SDA agar tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, untuk kepentingan kelompok tertentu, bahkan untuk orang lain di luar negeri kita," ucap Menko Polkam.

Selain menyelamatkan SDA Indonesia yang hendak diselundupkan ke luar negeri, beragam operasi yang digelar TNI AL juga berimbas pada penyelamatan sumber daya manusia Indonesia di dalam negeri. Pasalnya, terdapat pula operasi-operasi yang menggagalkan penyelundupan Narkoba ke wilayah Indonesia. Berdasarkan perhitungan, upaya penggagalan penyelundupan Narkoba selama 2025 menyelamatkan 24,5 juta jiwa dari paparan barang haram tersebut. Sementara di lima bulan pertama 2026, jumlah yang diselamatkan di angka 6.715 jiwa.

"Sudah banyak tindakan yang dilakukan. Juga alat negara yang lain misalnya Kepolisian, banyak melakukan pencegahan kejahatan seperti Narkotika yang sangat besar dan sangat menghancurkan anak-anak kita," kata Menko Polkam.

Berbagai penindakan yang dilakukan aparat-aparat negara, kata Menko Polkam, merupakan pesan dari pemerintah baik untuk dunia maupun untuk masyarakat Indonesia sendiri, bahwa Indonesia siap menjaga sumber daya yang dimiliki.

"Bahwa kekayaan yang kita miliki harus dirasakan oleh masyarakat kita sendiri, segala macam hal yang sangat membahayakan bangsa ini juga harus kita batasi," ujar Menko Polkam.

Djamari Chaniago juga berpesan pada TNI AL untuk tetap menjalin kerja sama yang baik dengan instansi lain. Pasalnya, perang terhadap penyelundupan sumber daya alam maupun Narkoba, merupakan tugas yang sangat berat. Dengan demikian, butuh sinergi yang baik di antara lembaga-lembaga negara yang berwenang, juga dengan unsur lain yang berkaitan.

"Jangan lupa bekerja sama dengan instansi-instansi lain, karena tidak mungkin upaya semacam ini dilakukan oleh Angkatan Laut saja, oleh satu bagian dari kita saja, termasuk kita bekerja sama dengan media agar bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat," kata Menko Djamari.

Berbagai upaya pelindungan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dilakukan negara, kata Djamari, hanya berujung pada satu tujuan dan cita-cita. "Ujung dari apa yang kita lakukan adalah masyarakat kita yang sejahtera," kata Menko Polkam.

Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengatakan, keberhasilan jajarannya menggelar berbagai operasi penegakan hukum dan keamanan laut, tak lepas dari bantuan berbagai pihak. Dia berharap, sinergi dengan berbagai lembaga negara bisa tetap terjaga untuk menghadapi tugas-tugas operasi selanjutnya.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara TNI AL, Bea Cukai, Polri, Bais TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat. Sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan operasi, deteksi dini, pencegahan, dan penindakan tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum dan kejahatan maritim," kata Pangkoarmada RI.

Dari berbagai operasi yang berlangsung di rentang 17 bulan terakhir tersebut, pengungkapan terbaru adalah digagalkannya pengiriman pasir timah ilegal. Dalam penindakan tersebut, dua truk bermuatan 16 ton pasir timah berhasil diamankan.

Dalam konferensi pers ini, Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi sejumlah pejabat internal Kemenko Polkam. Mereka antara lain Deputi III dan IV kemenko Polkam, juga staf khusus Menko Polkam.

Sementara perwakilan lembaga yang turut hadir dalam konferensi pers antara lain Wakil Komandan Kodaeral III, Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah; akademisi Prof. DR. Achmad Tjahja Nugraha; Direktur Pencegahan, Intelijen, dan Penanganan Pengaduan pada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementeriam ESDM, Yuli Sulistiyohadi; perwakilan Bareskrim Polri; dan perwakilan Bais TNI.

 

*Kemenko Polkam RI

Senin, 11 Mei 2026

Pimpin Rapat Misi Pemeliharaan Perdamaian di Sentul, Menko Polkam Tekankan Peningkatan Disiplin dan Kualitas Latihan untuk Jaga Keselamatan Prajurit

SIARAN PERS NO. 164/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026

Polkam, Sentul - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan dilaksanakannya peningkatan kualitas latihan dan disiplin dalam penyiapan dan pelaksanaan tugas pasukan perdamaian TNI yang akan diberangkatkan ke wilayah misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian dilanjutkan dengan memberikan arahan kepada 742 prajurit Satgas Kontingen Garuda (Satgas Konga) UNIFIL yang akan berangkat ke Lebanon pada akhir Mei mendatang di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat, Senin (11/5/2026).

Sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), Menko Djamari menyampaikan pengalamannya saat ditugaskan dalam misi perdamaian di UNEF II (Sinai) pada sekitar tahun 1974. Dikatakannya bahwa pada misi tersebut dan selama 63 tahun terlibat dalam PKO, Pasukan Pemeliharaan Perdamaian Indonesia selalu diapresiasi sebagai salah satu pasukan terbaik di PBB.

Pada kesempatan itu, Menko Djamari menekankan bahwa keterampilan, kemampuan, dan kedisiplinan merupakan hal utama dalam menjalankan misi perdamaian ini. Karenanya, latihan adalah kesejahteraan paling utama bagi para prajurit. Dengan latihan yang optimal, tugas dan sasaran dapat dicapai dengan efektif sebagai kebahagiaan terbesar bagi setiap prajurit.

"Latihan yang keras adalah bentuk kesejahteraan yang diberikan kepada para prajurit. Karena dengan latihan keras dan disiplin maka prajurit kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, pada saat dia melaksanakan tugas dengan baik maka itulah kebanggaan untuk mereka sehingga akan dapat kehormatan, promosi, bahkan bangsanya akan memberikan apresiasi," kata Menko Djamari.

Menko Polkam juga menyampaikan keinginan kuat Presiden Prabowo untuk meningkatkan reputasi Indonesia melalui capaian yang optimal dari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian yang disiapkan di PMPP TNI, di antaranya dengan peningkatan jumlah pasukan dan duduknya Perwira TNI sebagai Force Commander.

Di tempat terpisah saat memberikan arahan kepada para prajurit, Menko Polkam Djamari Chaniago menyampaikan salam dan perhatian Presiden kepada seluruh prajurit yang akan menjalankan misi perdamaian dunia. Ia menekankan bahwa tugas yang diemban para prajurit merupakan amanat konstitusi untuk turut menjaga ketertiban dunia sekaligus membawa kehormatan bangsa Indonesia di kancah internasional.

“Kalian sekarang mengemban tugas negara untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia. Di pundak kalian ada bendera Merah Putih dan baret biru PBB. Betapa besar kepercayaan dan harapan bangsa ini kepada kalian,” ujar Djamari Chaniago.

Ia juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin dan mematuhi seluruh aturan selama bertugas di daerah operasi. Menurutnya, setiap tindakan prajurit akan berdampak langsung terhadap nama baik Indonesia di mata dunia.

“Jangan sekali-kali lengah. Ketidakpatuhan bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga pada nama baik bangsa. Beban itu ada di pundak kalian,” tegasnya.

Menutup arahannya, Menko Polkam menekankan bahwa dalam pelaksanaan tugas, para prajurit dituntut untuk siap berkorban demi tugas mulia yang diamanatkan negara.

“Saya ucapkan selamat bertugas, pasang di benakmu bahwa dalam tugas negara ini menuntut adanya pengorbanan. Katakan bahwa saya tidak mau mati tanpa saya tahu untuk apa saya mati. Artinya, pahami tujuan pengorbananmu adalah untuk bangsa Indonesia dan korbankan apa pun untuk tujuan itu," tegas Menko Polkam berapi-api.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakor ini sangat baik dan penting khususnya terkait perkembangan situasi prajurit yang sedang bertugas dalam misi perdamaian. Menurutnya, rakor ini tidak boleh hanya menjadi rutinitas di tengah perkembangan geopolitik yang dinamis dan medan penugasan yang penuh dengan tekanan.

"Kemenlu akan terus melaksanakan upaya-upaya koordinasi dan kerja sama untuk meningkatkan misi perdamaian sebagai bagian dari amanat konstitusi dan reputasi negara," kata Sugiono.

Kepada para prajurit, Sugiono juga berpesan agar menyiapkan dan melaksanakan tugas dengan baik, ikhlas, dan dengan penuh semangat serta keyakinan, bahwa yang dikerjakan dapat membawa nama baik bangsa dan negara di mata dunia serta akan mengangkat reputasi Indonesia di dunia internasional.

"Tempat kalian ditugaskan adalah tempat yang tidak damai sama sekali dan penuh dengan risiko. Artinya, kemampuan dan keterampilanmu sebagai prajurit harus disiapkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya," kata Menlu Sugiono sembari meyakinkan para prajurit bahwa apa yang akan dikerjakan akan bermanfaat untuk membawa nama baik bagi bangsa dan negara Indonesia.

Pada kunjungan kerja tersebut, Menko Polkam dan Menlu didampingi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Febrian Alphyanto Ruddyard, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Wakabin Komjen Pol Imam Sugianto, Dirjen Strahan Kemhan Letjen TNI Agus Widodo, Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Amur Chandra, perwakilan Kementerian Hukum, perwakilan Kementerian Keuangan, Deputi II Kemenko Polkam Muhammad K. Koba, dan para Deputi Polkam serta para pejabat lainnya.

 

*Kemenko Polkam RI

Sabtu, 09 Mei 2026

KEPALA BNN RI HADIRI PEMBUKAAN RAKENIS RESKRIM POLRI 2026

Jakarta - Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal (Reskrim) Polri Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/5).

Kegiatan Rakernis Reskrim Polri Tahun 2026 tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam pelaksanaannya, Rakernis mengusung tema “Reskrim Polri yang Presisi Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026” sebagai bentuk komitmen Polri dalam memperkuat profesionalisme dan efektivitas penegakan hukum.

Rakernis Reskrim Polri 2026 turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polri, para direktur reserse kriminal dari seluruh Indonesia, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi; Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Asep N. Mulyana; serta Kepala PPATK yang diwakili oleh Sekretaris Utama, Paul Albert Teddy Benhard Sianipar.

Kehadiran Kepala BNN RI dalam kegiatan ini menjadi wujud penguatan sinergi antara BNN dan Polri, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kejahatan transnasional dan tindak pidana narkotika yang semakin kompleks.

Melalui forum strategis tersebut, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antar aparat penegak hukum dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pencegahan, penindakan, maupun pertukaran informasi guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan nasional serta keberhasilan program pemerintah tahun 2026.

 

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Rabu, 06 Mei 2026

Resmikan Kantor Baru Kompolnas, Menko Polkam Tekankan Profesionalisme dan Integritas

SIARAN PERS NO. 151/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026

Polkam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menghadiri acara syukuran dan peresmian pemanfaatan kantor baru Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang kini berada di Gedung Graha Sentana, Pancoran, Jakarta Selatan, guna mendukung peningkatan tugas dan pelayanan publik Kompolnas kepada masyarakat.

“Hari ini saya bersama Pak Kapolri meresmikan penggunaan kantor baru untuk Kompolnas. Yang semula Kompolnas berada di dekat Mabes Polri, sekarang pindah ke sini (Graha Sentana – Pancoran). Tujuannya supaya masyarakat yang berkepentingan atau berhubungan dengan Kompolnas dapat datang dengan lebih leluasa dan tidak perlu ragu-ragu menyampaikan laporan terkait Polri,” jelas Menko Polkam kepada awak media dalam acara syukuran kantor baru Kompolnas, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menko Polkam menjelaskan, Kompolnas sebagai lembaga yang memiliki fungsi memberikan pertimbangan kepada Presiden serta melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia dituntut untuk semakin profesional, independen, dan berintegritas. Dalam konteks tersebut, penguatan kapasitas kelembagaan menjadi suatu keniscayaan.

“Dengan lokasi dan penataan ruangan yang sebaik ini, maka pelaksanaan tugas harus lebih baik dari sebelumnya. Profesionalisme dan integritas harus selalu dijunjung tinggi. Kita (Kemenko Polkam dan Kompolnas) adalah mitra kerja agar institusi Polri semakin profesional dan dicintai rakyat. Integritas jangan diragukan, jaga baik-baik itu. Kompolnas sebagai mitra untuk mengangkat citra institusi Kepolisian. Jangan pernah menyerah, bosan, dan putus asa dalam melaksanakan tugas mulia ini,” tegasnya.

Menko Polkam berharap kantor baru ini menjadi pusat kerja yang produktif dan representatif serta mampu mendukung peningkatan kinerja Kompolnas secara berkelanjutan. Kompolnas berperan strategis membantu Presiden mewujudkan keadilan dan penegakan hukum untuk melancarkan upaya pembangunan yang pada akhirnya bertujuan menyejahterakan rakyat.

“Kita menyadari bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks. Perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan hukum menuntut institusi kepolisian untuk terus berbenah. Dalam konteks ini, Kompolnas memiliki peran penting untuk memastikan bahwa reformasi Polri berjalan secara konsisten, profesional, dan berintegritas,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan harapan bahwa dengan adanya kantor baru, Kompolnas akan menjadi lebih efektif dalam memberikan saran dan masukan untuk Polri. “Tentunya dengan keberadaan gedung yang baru ini akan membuat Kompolnas semakin independen sebagai mitra strategis Polri untuk memastikan institusi Polri benar-benar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional,” ungkap Kapolri.

Anggota Komisioner Kompolnas M. Choirul Anam juga menyampaikan bahwa peresmian ini untuk menguatkan semangat profesionalisme dan integritas. “Yang paling penting adalah semua orang mengetahui bahwa kantor Kompolnas telah pindah dan kini memiliki kantor baru, sehingga koordinasi dapat dilakukan dengan lebih cepat,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri PPPA Arifat Choiri Fauzi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian Jenderal Pol. (Purn.) Ahmad Dofiri, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Sekretaris Kompolnas Irjen Pol. (Purn.) Arief Wicaksono Sudiutomo, serta para pejabat tinggi dari Kementerian/Lembaga terkait lainnya.

 

*Humas Kemenko Polkam RI 


 

KEPALA BNN RI HADIRI SIDANG PARIPURNA DPR BERSAMA JAJARAN KABINET MERAH PUTIH

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih meng...