Mari
lindungi diri, keluarga, dan lingkungan terhadap abu vulkanik. Masyarakat di
wilayah terdampak diimbau untuk:
- Menggunakan masker dengan benar hingga menutupi
hidung, mulut, dan dagu.
- Menutup pintu, jendela, ventilasi, dan sumber
masuknya udara.
- Membatasi aktivitas di luar ruangan.
- Membasahi abu dan jangan disapu kering.
- Memantau informasi dan arahan dari instansi
berwenang.
Tetap waspada, jaga kesehatan, dan utamakan
keselamatan.
#KemenkoPolkam
Bhayangkara Indonesia News
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan
Minggu, 06 September 2026
Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Sabtu, 05 September 2026
Menko Polkam RI Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Staf Ahli Menko Polkam Bidang Ideologi dan Konstitusi
Jakarta - Menteri Koordinator
Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago melantik dan
mengambil sumpah jabatan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban
Masyarakat serta Staf Ahli Menko Polkam Bidang Ideologi dan Konstitusi di
Jakarta, (3/9/20026). Menko juga melepas Irjen Pol. (Purn.) Asep Jenal Ahmadi
yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan
Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam.
Pejabat yang dilantik yakni
Irjen Pol. Desman Sujaya Tarigan sebagai Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan
Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam dan Brigjen Pol. Andi Muhammad Dicky
Pastika Gading sebagai Staf Ahli Menko Polkam Bidang Ideologi dan Konstitusi.
Pelantikan ini turut dihadiri
Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sesmenko Polkam Letjen
TNI Mochammad Hasan, para pimpinan tinggi Kemenko Polkam, rohaniwan, dan staf
Kemenko Polkam.
Jumat, 04 September 2026
Undercover
Operasi penyamaran adalah alat investigasi khusus ketiga yang tercantum dalam Konvensi Kejahatan Terorganisasi. Operasi penyamaran terjadi ketika para penyelidik menyusup ke jaringan kriminal atau menyamar sebagai pelaku kejahatan untuk mengungkap aktivitas kejahatan terorganisasi. Operasi ini terjadi di banyak negara dengan berbagai jenis pengawasan. Isu-isu utama yang dihadapi oleh berbagai yurisdiksi tercantum di bawah ini:
·
Dalam kasus seperti apa dan dalam format apa operasi penyamaran
diperbolehkan?
·
Apakah ada batasan pada jenis operasi penyamaran yang
diperbolehkan?
·
Apa saja prasyarat untuk melakukan operasi penyamaran?
·
Apakah diperlukan otorisasi dari lembaga peradilan atau sumber
independen lainnya?
·
Apakah ada pedoman untuk penggunaan petugas yang menyamar secara
tepat?
Di sebagian besar yurisdiksi,
petugas yang menyamar tidak diizinkan untuk mendorong tersangka melakukan
kejahatan yang biasanya tidak akan mereka lakukan, baik sebagai agen provokator
atau melalui jebakan (yaitu situasi di mana seorang agen atau pejabat
mencetuskan ide kejahatan dan membujuk terdakwa untuk melakukannya; di beberapa
yurisdiksi, hal ini digunakan sebagai pembelaan terhadap tuduhan pidana). Peran
mereka biasanya adalah untuk menjadi bagian dari suatu kelompok kriminal yang
sudah ada. Yurisdiksi berbeda-beda dalam hal pembatasan yang mereka terapkan
pada operasi penyamaran, dengan sebagian besar hanya berfokus pada pelarangan
agen yang menyamar untuk memberikan kesempatan untuk melakukan kejahatan, dan
melakukan kejahatan itu sendiri.
Investigasi penyamaran jarang
digunakan, lebih jarang daripada yang diperkirakan, karena lamanya waktu yang
dibutuhkan untuk mendapatkan akses ke organisasi kriminal, dan bahaya bagi
petugas yang menyamar jika identitasnya terungkap (Kowalczyk dan Sharps, 2017;
Schmidt, 2009). Meskipun demikian, telah banyak kasus penting yang dikembangkan
oleh agen penyamaran yang pekerjaannya menghasilkan banyak hukuman, sambil
berhasil mempertahankan identitas penyamarannya tanpa terungkap (Cowan dan
Century, 2003; Garcia dan Levin, 2009; Pistone, 1989; Wansley dengan Stowers,
1989).
|
Bahaya operasi
penyamaran Bahaya bagi agen yang menyamar sangat jelas, karena mereka
adalah orang terakhir yang mengetahui kapan penyamaran mereka terbongkar,
sehingga cedera serius atau kematian sulit diprediksi. Di Kota New York,
hampir 200 petugas yang menyamar (dua pertiga dari seluruh pasukan penyamaran
New York) dipindahkan ke tugas yang kurang berbahaya, menyusul pembunuhan dua
detektif yang menyamar dan keluhan mengenai bahaya, peralatan yang
ketinggalan zaman, dan dukungan yang tidak memadai bagi petugas yang terlibat
dalam operasi penyamaran. Hal ini menunjukkan bahwa bahaya bagi petugas yang
menyamar terletak pada status mereka yang tidak pasti di mata para penjahat
dan polisi lainnya (McPhee, 2003; Schmidt, 2009). |
Salah satu risiko yang disoroti
oleh sebuah studi tentang topik ini adalah bahwa agen yang dipilih untuk tugas
penyamaran cenderung merupakan petugas yang baru direkrut dan tidak
berpengalaman, dan pengawasan terhadap agen-agen ini di lapangan mungkin tidak
memadai. Wawancara dengan agen penyamaran menunjukkan bahwa agen-agen ini
terkadang terpapar bahaya besar tanpa pengarahan atau persiapan yang memadai.
Efektivitas dan konsekuensi operasi penyamaran memerlukan evaluasi sistematis.
Dengan cara ini, biayanya - dengan kata lain waktu yang diinvestasikan, risiko
bagi petugas, dan biaya finansial - dapat dinilai terhadap dampaknya pada
operasi kejahatan terorganisir (Love, Vinson, Tolsma, Kaufmann, 2008; Marx,
1982; Miller, 1987).
Operasi jebakan adalah operasi penegakan hukum yang menipu yang dirancang untuk menangkap seseorang yang melakukan kejahatan. Operasi ini melibatkan lebih banyak petugas, dan umumnya merupakan investigasi jangka panjang dan mahal. Operasi ini melibatkan "kedok" yang menipu untuk kegiatan kriminal seperti pedagang barang curian, pedagang senjata, atau pencuci uang yang dirancang untuk menangkap mereka yang melakukan kejahatan. Operasi jebakan biasanya dirancang untuk menyusup ke pasar kriminal, tetapi ini membutuhkan banyak petugas yang menyamar dalam jangka waktu yang lama. Operasi jebakan yang berhasil dapat mengganggu seluruh pasar kriminal.
Penyamaran
Sengaja Diungkapkan
Membuka
kedok penyamaran seorang agen rahasia kadang sangat diperlukan ( Ian Fleming :
James Bond ), mengapa hal ini perlu diungkapkan, saat kita menemui target yang
memiliki kemampuan atau intelijen yang tinggi pihak lawan akan berpikir semakin
pihak agen rahasia menutupi semakin pihak lawan akan memberikan informasi
palsu. Membuka kedok penyamaran dapat dilakukan secara disengaja maupun tidak
disengaja, disaat itulah agen rahasia baru akan masuk dana agen rahasia yang
sudah membuka penyamarannya dapat mengintimidasi secara psikologi dengan
membeberkan kekuatan kita kepada pihak lawan melalui kaki tangannya. Serangan
psikis ini akan membuat kelompok lawan terpecah.
*UNDODC
Saat Sang Mahapatih Menerima Kesalahan
Karier cemerlang, pandangan
hidup hanya untuk kebesaran Majapahit bahkan untuk tujuan tersebut Sang
Mahapatih Gajahmada melakukan apa yang ia pikir terbaik bagi kerajaan Majapahit
namun apa nyana malah perbuatan nya membuat sang Mahapatih terpuruk dan jatuh
dalam kesalahan fatal bagi Sang Raja Hayam Wuruk.
Peristiwa Bubat atau perang
Bubat adalah sebuah pil' pahit bagi Sang Mahapatih ini. Dalam peristiwa ini,
karir dan kehormatan dirinya hancur walau hampir seluruh hidup dan pengabdian
Gajah Mada untuk Majapahit. Namun hanya satu kesalahan' fatal yang mungkin
maksud Gajah Mada baik untuk kejayaan Majapahit namun sejarah mencatat
perbuatan Gajah Mada malah membuat sebuah persekutuan besar antara kerajaan
ujung Barat dan ujung Timur pulau Jawa nyaris terjadi malah berujung gagal.
Pada tahun 1357, Maharaja dan
rombongan kerajaan Sunda berangkat menuju Majapahit dalam rangka merayakan
pernikahan putri kerajaan Sunda dengan Raja Majapahit yakni Prabu Hayam Wuruk.
Sebuah peristiwa yang tak lazim
saat itu karena mempelai wanita harus datang kepada pihak pria. Namun raja
Sunda yakni Linggabuana sudah menyetujui bahwasanya pernikahan akan
diselenggarakan di Majapahit.
Sesampainya di wilayah Jawa
Timur, Raja beserta rombongan dari Sunda membuka tenda di lapangan Bubat yang
masih wilayah Majapahit, namun mereka tak menemukan adanya penyambutan apapun
dari tuan rumah seperti layaknya tamu agung dari jauh.
Sedang dipihak Majapahit
sendiri, sejatinya perkawinan ini ditolak salah satunya oleh Mahapatih Gajah
Mada.
Dalam sumber serat Pararaton,
menjelaskan bahwa Gajah Mada menolak diadakannya upacara perkawinan yang
meriah. Sebaliknya, putri Sunda harus dijadikan persembahan untuk Prabu Hayam
Wuruk untuk diperistri.
Pihak kerajaan Sunda mendengar
hal tersebut menjadi murka maka mereka menolak dan lebih baik menggagalkan
perkawinan tersebut. Bagi kerajaan Sunda ini merendahkan dan menghina kerajaan
mereka.
Namun sebelum mereka kembali ke
Barat, Gajah Mada dan pasukannya terlebih dulu menyerang rombongan tersebut di
lapangan Bubat.
Walau memiliki kekuatan yang tak
sebanding dengan pasukan Gajah Mada, rombongan Raja Sunda tetap melawan demi
harga diri dan nama baik Sunda maka terjadilah apa yang kita kenal sebagai
perang Bubat.
Mendengar penghinaan itu, Prabu
Linggabuana menolak dan rela berperang untuk mempertahankan harkat dan martabat
Sunda, hingga akhirnya meletus perang di lapangan Bubat, Majapahit. Pertempuran
itu dikenal dengan Perang Bubat.
Semua rombongan dari kerajaan
Sunda termasuk sang Raja Prabu Linggabuana tewas, sedang sang Putri Dyah
Pitaloka yang akan dinikahkan dengan Prabu Hayam Wuruk melakukan bela pati'
demi harga diri.
Kegagalan Hayam Wuruk untuk
mempersunting putri Sunda, yang dimulai dari tindakan Gajah Mada, membuat
hubungan kedua tokoh Raja dan Mahapatih ini renggang.
Gajah Mada, mahapatih yang
paling disegani selanjutnya malah dianggap sebagai dalang gagalnya pernikahan
dan cinta Hayam Wuruk dan orang yang paling dipersalahkan pasca peperangan
Bubat tersebut.
Raja Hayam Wuruk yang sangat
terpukul atas kejadian tersebut, mempertanyakan strategi Mahapatih Gajah Mada.
Beberapa pejabat istana bahkan mengusulkan agar Gajah Mada ditangkap.
Gajah Mada meminta maaf pada
sang Raja yang ia dulu jaga dengan nyawa sendiri dan siap menerima hukuman
apapun sedang menurut beberapa serat, sang Prabu Hayam Wuruk tak bisa menyahut
dan menjawab, bahkan konon Hayam Wuruk tak pernah menoleh pada Gajah Mada,
orang yang dulu ia sangat hormati.
Lalu Maaf Gajah Mada kembali
meminta maaf secara terbuka pada masyarakat Majapahit dalam pertemuan di
Keraton Majapahit, Gajah Mada mengakui kesalahannya dan siap dihukum.
Earl Drake dalam bukunya
"Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit"
mengisahkan bagaimana Gajah Mada menjadi buruan di istana Majapahit setelah
peristiwa Bubat. Meskipun Raja Hayam Wuruk sebenarnya tidak ingin menangkap
Mahapatih Gajah Mada, namun tekanan dari beberapa pejabat membuat situasi
semakin rumit.
Serat Pararaton menyebut Gajah
Mada diistirahatkan selama 11 bulan dari jabatannya sebagai mahapatih Majapahit
setelah peristiwa Perang Bubat.
Hingga 11 bulan kedepan, jabatan
Mahapatih kosong dan politik dalam kerajaan Majapahit guncang.
Ini menjadi pukulan telak bagi
Hayam Wuruk dan juga Gajah Mada sendiri.
Selepas Gajah Mada tak menjadi
Mahapatih, banyak kerajaan taklukkan melakukan pemberontakan dan lepas dari
Majapahit.
Menurut Kitab Negarakertagama,
pupuh 70:3, dikisahkan bahwa Gajah Mada yang telah berhenti dari jabatannya
sebagai mahapatih, jatuh sakit sekitar tahun 1363 M. Gajah Mada dinyatakan
wafat pada tahun 1364 M, tanpa takhta dan kekuasaan.
Peristiwa Perang Bubat menjadi titik balik dalam sejarah Majapahit, menunjukkan bahwa bahkan seorang Mahapatih sehebat Gajah Mada pun tidak luput dari kesalahan, dan tanggung jawab harus diemban ketika kesalahan tersebut terjadi.
Dirangkum dari berbagai sumber
*Benrus
Rabu, 02 September 2026
Jenderal Intelijen Polri Dengan Kemampuan Weruh Sak Durunge Winarah
Jakarta - Wakapolda Metro Jaya mendapat promosi pecah
bintang, dari bintang satu (Brigjen) menjadi bintang dua ( Irjen).
Mantan Dirintelkam Polda Jatim itu, kini berpangkat Irjen Pol
Dekananto Eko Purwono, Rabu (2/9/2026).
Perwira tinggi Polri asal Bojonegoro, Jawa Timur ini menjabat
Wakapolda Metro Jaya sejak 5 Agustus 2025, berdasarkan surat telegram rahasia
bernomor ST/1764/VIII/KEP/2025.
Saat itu, jabatan Wakapolda Metro Jaya yang disandang Irjen Pol
Dekananto – sapaan akrabnya, adalah menggantikan Brigjen Pol Djati Wiyoto
Abadhy, yang diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Utara.
Rekam Jejak Irjen Pol Dekananto
Eko Purwono
Irjen Pol Dekananto merupakan Jenderal Polisi Bintang Dua yang
berpengalaman di bidang intelijen dan keamanan (Intelkam). Sebelum bertugas di
ibu kota, Irjen Pol Dekananto menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jatim.
Salah satu terobosan dan prestasinya adalah keberhasilan
memimpin pembongkaran tugu silat di Jatim untuk mencegah terjadinya bentrokan
antar kelompok silat. Total ada 686 tugu silat yang dibongkar dan
dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila. Tujuannya, adalah meredam eskalasi
konflik antar perguruan pencak silat yang ada di sejumlah wilayah di Jawa
Timur.
Keberhasilan itu, tidak lepas dari dukungan dari Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim, yang sebelumnya telah mengeluarkan surat
edaran pada 26 Juni 2023 terkait penertiban tugu perguruan silat.
Selain itu, Irjen Dekananto juga mampu menjaga kondusifitas
Jatim dan merangkul semua elemen serta menyatukan suporter bola di Jatim.
Seperti mencegah meluasnya bentrokan peristiwa kanjuruhan.
Setelah menjabat Dirintelkam Polda Jatim selama dua tahun,
Irjen Pol Dekananto bertugas sebagai Dirintelkam Polda Metro Jaya tahun 2024.
Saat menjabat Dirintelkam Polda Metro Jaya, Irjen Dekananto sukses menjaga dan
mengelola situasi keamanan yang kondusif di Jakarta.
Belum genap setahun menjadi Dirintelkam Polda Metro Jaya,
kemudian Irjen Pol Dekananto diangkat sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri
menggantikan Brigjend Pol Deddy Kusuma Bakti tahun 2025. Posisi ini
menempatkannya sebagai salah satu pejabat kunci dalam struktur intelijen
keamanan nasional.
Setahun menduduki posisi Direktur Politik Baintelkam Polri,
Irjen Dekananto dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya pada Agustus 2025.
Jabatan Wakapolda Metro Jaya memiliki peran strategis membantu tugas Kapolda
Metro Jaya.
Salah satu programnya adalah Jaga Jakarta On The Spot. Program
Jaga Jakarta On The Spot menjadi salah satu upaya Polda Metro Jaya untuk hadir
langsung di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar langsung
masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, TNI, dan
warga dalam menjaga keamanan lingkungan," ujarnya belum lama ini.
Baru tujuh bulan menjabat Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol
Dekananto mendapatkan penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI Prabowo
Subianto. Penghargaan diberikan karena dinilai sebagai salah satu tokoh
pendukung utama dalam menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG) yang
dicanangkan pemerintah.
*Red/TB
Selasa, 01 September 2026
UNGKAP 800 KILOGRAM KETAMINE HCL, BNN DORONG KETAMIN MASUK GOLONGAN NARKOTIKA
Jakarta ( 1/9 )- Badan Narkotika
Nasional (BNN) bersama tim gabungan Polda Kepulauan Riau, Direktorat Tindak
Pidana Narkoba Bareskrim Polri, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
berhasil mengungkap penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di wilayah
perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau. Pengungkapan tersebut merupakan hasil
pengembangan informasi dan penyelidikan terhadap aktivitas kapal yang diduga
berkaitan dengan jaringan peredaran gelap narkotika.
Salah satu kapal yang menjadi
bagian dari pengembangan adalah Fuchangxing I. Pada 24 Agustus 2026, tim
gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kapal dan menemukan sekitar 800
kilogram barang yang berdasarkan pemeriksaan awal terindikasi mengandung
Ketamine HCl. Barang tersebut ditemukan di bagian buritan kapal dan dikemas
dalam 40 karung. Tim gabungan selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pengujian
laboratorium untuk memastikan kandungan serta status hukum barang bukti
tersebut.
Selain temuan ketamin pada kapal
Fuchangxing I, pengembangan kasus juga mengungkap dugaan keterkaitan dengan
kapal MV Ashley. Tim gabungan telah mengamankan MV Ashley pada 25 Agustus 2026.
Kapal tersebut selanjutnya dalam perjalanan menuju Dermaga Bea dan Cukai Batam,
Tanjung Uncang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tim gabungan juga melakukan
pemeriksaan secara mendalam terhadap dokumen kapal, alat komunikasi, catatan
perjalanan, serta bagian-bagian kapal yang berpotensi digunakan untuk
menyembunyikan narkotika dan barang bukti lainnya.
Pemeriksaan terhadap Fuchangxing
I dan MV Ashley dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran
gelap narkotika internasional, termasuk hubungan antara kedua kapal serta
pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
Ditemukannya 800 kg ketamin ini
menjadi alarm serius BNN menyusul maraknya peredaran ketamin lewat modus baru.
Sepanjang tahun 2026, BNN telah menguji 1.434 sampel cairan vape, di mana 1.420
sampel (99%) di antaranya positif mengandung narkotika, termasuk ketamin.
Temuan pada sejumlah sampel
cairan vape menunjukkan bahwa perangkat vape telah dimanfaatkan sebagai salah
satu media dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Modus ini semakin
berkembang dengan ditemukannya ketamin dalam bentuk cair pada cartridge vape,
termasuk yang dicampur dengan zat narkotika lainnya.
Rangkaian temuan tersebut
memperkuat urgensi penguatan kebijakan terhadap ketamin, termasuk mendorong
agar ketamin dapat masuk dalam penggolongan narkotika sesuai mekanisme dan
ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah ini penting untuk memperkuat
upaya pencegahan, pemberantasan, serta penanganan terhadap penyalahgunaan dan
peredaran gelap ketamin.
Temuan laboratorium kami yang
menunjukkan 99% dari ribuan sampel cairan vape positif mengandung narkotika,
termasuk ketamin, adalah ancaman nyata bagi generasi bangsa yang harus kita
hadapi bersama secara tegas.
Oleh karena itu, BNN secara
tegas mendesak agar ketamin segera dimasukkan ke dalam golongan narkotika dalam
sistem hukum nasional kita. Celah regulasi ini selama kerap dimanfaatkan oleh
para bandar untuk mengelabui penegak hukum.
Dengan penggolongan yang tegas
sebagai narkotika, kita memiliki instrumen hukum yang lebih kuat untuk
memberantas peredaran gelapnya, menutup ruang gerak sindikat, dan menyelamatkan
masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika dalam bentuk apa pun."
BNN bersama tim gabungan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan, menelusuri jalur distribusi, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Seluruh proses penanganan perkara dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Subianto Resmi Tutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Jombang - Presiden Prabowo
Subianto secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar
di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin
(31/08/2026).
Dalam sambutannya, Presiden
Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung sukses,
rukun, dan damai. Presiden turut menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya
K.H. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan K.H. Abdul Hakim Mahfudz sebagai
Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031.
Pada acara penutupan ini,
Presiden Prabowo menerima Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu). Kepala Negara
menyebut penerimaan Kartanu dengan status sebagai “anggota seumur hidup”
tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus wujud pemenuhan janji kepada NU.
Prosesi penutupan acara
dilakukan dengan pemukulan kentungan oleh Presiden, yang menjadi simbol
berakhirnya rangkaian Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi penanda dimulainya
amanah kepengurusan baru PBNU.
Sumber: BPMI Setpres
Minggu, 30 Agustus 2026
Sinergi BNN Dan Bea Cukai
Sinergi menjaga perairan
Indonesia dari jalur peredaran narkotika. Bersama, kita putus rantai kejahatan
narkotika.
#WarOnDrugsForHumanity
Biro Humas dan Protokol BNN
Jumat, 28 Agustus 2026
Pesilat Subang Bikin Tentara Inggris Kewalahan di Kranji
Saat pesilat Subang merangsek
tank Tentara Inggris di Stasiun Kranji!
Siang itu di dekat stasiun
Kranji, pasukan tank kavaleri FAVO ke 11 tentara Inggris baru saja mulai
memasuki wilayah stasiun Kranji.
4 tank Stuart mengawali Konvoi
pasukan Inggris yang akan memberi pelajaran pada "Bekasi" ....
Dibelakang sejumlah truk pengangkut pasukan masih jauh tertinggal.
Biasanya kendaraan lapis baja
akan mendahului sekaligus menembak untuk membuka jalan.
Rombongan lapis baja Inggris ini
berhenti dipalang pintu kereta sebelum stasiun Kranji karena ada sinyal yang
menandakan kereta ada lewat.
Sembari menunggu para awak tank
ini, santai saja tanpa memperdulikan sekitar mereka, tanpa disadari mereka
bahwa sekelompok orang mengawasi gerak gerik tentara Inggris ini.
"Allah hu Akbar!"....
Allah hu Akbar! "...Tiba tiba seruan takbir itu keras terdengar dan
bersahutan. Diiringi oleh gerakan orang orang yang tiba tiba naik ke atas tank
Inggris seraya mengeluarkan senjata tajam lalu menghujamkan senjata macam
golok, keris dan sabit.
Lalu disusul ledakan granat yang
dilemparkan mereka ke dalam tank.
Serdadu Inggris tidak siap!..
terkesima, gagap mereka mencoba
melawan. Terjadi pertarungan satu lawan satu.
Tentu saja senjata api tidak
bisa memainkan peran sama sekali dalam man to man fight ini, dan akhirnya
setelah mencoba bertahan.... Konvoi ini mengundurkan diri kembali ke arah
stasiun Cakung dengan kerugian besar.
Sedang para laki laki yang
menyerang tiba tiba tentara Inggris itu mendapatkan sejumlah senjata api
diantaranya 12 karaben dan 10 senapan mesin.
Mereka adalah pendekar silat
Subang yang secara sukarela membantu perjuangan di Front Bekasi.
Pendekar silat Subang ini
dipimpin oleh Raden Otje Poeradiredja menghadap komandan Resimen Tjikampek
untuk meminta ijin berjuang di fornt terdepan. Dengan di bekali sedikit taktik
militer oleh pak Moefreni Moe'min, mereka menunjukan "taji" nya dan
yang menjadi korban adalah serdadu Inggris.
Dalam perang satu lawan satu
ini, dipihak pesilat gugur 6 orang, sedang di pihak Inggris tidak bisa
diketahui berapa korban mereka, namun bila dilihat hasil pertempuran itu.. bisa
dibayangkan betapa Inggris ketemu batunya.
Pasukan Inggris dari Devisi
kavaleri FAVO ke 11 mungkin "Jawara" perang kavaleri... Apa lagi
sebagai pemenang perang dunia II, tapi di Kranji... menghadapi golok dan
keris... tak pelak... Akan menjadi catatan tersendiri buat Inggris.
Sumber: buku Jakarta Karawang Bekasi diantara gejolak revolusi,
perjuangan Moefreni Moe'min
Berani Jujur, Berani Lapor!
Membangun budaya integritas
dimulai dari hal sederhana: jujur, transparan, dan tidak memberikan atau
menerima imbalan dalam bentuk apa pun.
Dalam pelayanan publik, setiap
proses memiliki ketentuan dan waktu layanan yang jelas. Begitu juga dengan
layanan AMDAL di DLH DKI Jakarta yang kini dilakukan secara online, sehingga
prosesnya lebih transparan dan dapat dipantau sesuai ketentuan.
Yuk, bersama wujudkan pelayanan publik yang berintegritas. Kalau mengetahui atau menemukan dugaan tindak pidana korupsi, jangan diam. Berani jujur, berani lapor!
#BeraniJujurBeraniLapor #JakartaBerintegritas #DKIJakarta #PariwaraAntikorupsi
Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Mari lindungi diri, keluarga, dan lingkungan terhadap abu vulkanik. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk: - Menggunakan masker de...
-
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan The Partnership Building Of Divkum Polri PEMBINA Irjen.Pol. ( Purn )DR. Asep J Ahm...
-
Gilimanuk - Suasana antrean pemudik di Terminal Cargo tampak lebih nyaman setelah Brimob Gilimanuk melakukan penyiraman area menggunakan mob...


.jpg)





.jpg)