Jakarta - Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bhayangkara Jakarta Asri atau Bang Jasri untuk menjaga lingkungan, sekaligus membudayakan hidup bersih serta menangani sampah dari lingkungan terkecil yakni rumah tangga.
Kapolda Metro Jaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kota
(Forkopimko) Jakarta Utara melaksanakan kegiatan kerja bakti (Curvai) bertema
Satgas ASRI “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta Asri) pada Kamis (19/2/2026) di
kawasan bawah tol Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen
Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra
Hidayat, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan diawali
dengan penanaman pohon. Penanaman pertama dilakukan Kapolda Metro Jaya,
kemudian dilanjutkan oleh Wali Kota Jakarta Utara.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa
kegiatan Curvai merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia dan
Kapolri dalam mendukung gerakan nasional kebersihan lingkungan.
Menurutnya, program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang
aman, sehat, dan indah melalui keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi gerakan nyata untuk
membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Kapolda
Metro Jaya.
Kegiatan Curvai melibatkan sekitar 650 personel gabungan yang
terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Lingkungan
Hidup, Satpol PP, Sumber Daya Air, aparat kelurahan, serta tokoh agama dan
tokoh masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto menjelaskan
bahwa Satgas ASRI merupakan gerakan nasional yang dilaksanakan secara
berjenjang hingga tingkat Polsek.
Ia mengatakan, seluruh anggota Polri didorong untuk membudayakan
kebersihan, mulai dari lingkungan kerja hingga ruang publik.
“Program ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama
menjaga kebersihan lingkungan. Ini merupakan gerakan moral dan edukasi agar
hidup sehat dan bersih menjadi kebutuhan bersama,” jelas Kombes Pol Bhudi
Hermanto.
Menurutnya, persoalan sampah yang tidak tertangani dapat menimbulkan
berbagai dampak negatif, seperti munculnya penyakit, tersumbatnya saluran
drainase, hingga risiko banjir.
Karena itu, masyarakat diimbau mulai mengelola sampah dari rumah
tangga dengan memilah sampah organik dan anorganik serta tidak membuang sampah
sembarangan.
Petugas masih menemukan berbagai benda besar seperti kasur, pampers, dan ban
kendaraan di saluran air yang berpotensi menghambat aliran air.
Kegiatan Satgas ASRI “Bang Jasri” telah dilaksanakan di berbagai
wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan
kawasan bandara, serta akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap
kebersihan lingkungan semakin meningkat serta tercipta budaya hidup bersih yang
dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Perubahan
besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” tutupnya.
Red/MasDarto











.jpg)