Bhayangkara Indonesia News
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan
Senin, 02 Maret 2026
egenap keluarga besar Kemenko Polkam Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Wapres Ke - 6 Jenderal TNI ( Purn ) Try Sutrisno
Minggu, 01 Maret 2026
BNN JADI ROLE MODEL SEYCHELLES
Jakarta - Siapa sangka, strategi
BNN dalam mengatasi masalah narkoba makin dilirik dunia internasional. Kali
ini, giliran Seychelles yang terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk
mempererat kerja sama dengan BNN.
Momen hangat ini tercipta saat
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri undangan buka puasa bersama Duta
Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(27/2).
Bukan hanya sekadar makan
bersama, pertemuan ini menjadi ajang diskusi serius tapi santai terkait
penanganan permasalahan narkoba.
Ternyata ini bukan kali pertama
Seychelles berguru dengan BNN, Seychelles diketahui sebelumnya sudah
mengirimkan perwakilan untuk belajar secara langsung kepada BNN dalam bidang
pencegahan dan rehabilitasi yang dijalankan BNN.
Seychelles pun berharap suatu saat nanti BNN dapat memiliki kantor perwakilan di negara mereka. Hal tersebut membuktikan bahwa sistem yang dibangun BNN telah diakui sebagai role model dalam mengatasi permasalahan narkoba.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Sabtu, 28 Februari 2026
Hoegeng Tolak Scooter Dari Dealer
Belajar jadi anak pejabat
seperti Aditya Soetanto Hoegeng
Sebagai pemuda yang baru tumbuh,
Aditya tentu pingin seperti pemuda lain yang punya motor scuter yang kala itu
terkenal scuter merk Lambretta.
Ayah Aditya kala itu adalah
Kapolri Hoegeng Imam Santoso.
Didit nama panggilan putra
Kapolri saat itu sudah melihat ada kiriman dari dealer 2 motor scuter yang
masih dibungkus plastik sampai di rumah dinas.
Walau terkejut tak urung hatinya
senang juga dan berharap bisa memakai satu dari dua motor tersebut.
“Semoga Papi tidak menolak.
Mungkin kalau motor boleh. Daripada tidak dapat mobil, Lambretta pun lumayan,”
pikir Didit saat itu.
Sorenya, Didit melihat ayahnya
Hoegeng pulang dari kantor, dan melihat dua kiriman dari dealer dan Hoegeng pun
langsung memanggil ajudannya.
Sambil melirik jam tangan,
dilihatnya masih menunjukan pukul 16.00, ia memerintahkan ajudannya untuk
mengembalikan dua motor tersebut karena kantor dealernya masih buka.
“Ini masih jam 16.00, masih ada
orang di kantornya. Tolong motor ini dikembalikan lagi ke pengirimnya.”
Didit yang mendengar perintah
ayahnya, hanya diam, selain sedih dia hanya bisa bergumam dalam hati “Ya, pahit
lagi”.
Belajar dari pengalaman putra polisi paling jujur di Indonesia, mungkin kejadian seperti anak pejabat Kemenkeu tak akan terjadi seperti saat ini.
Sumber buku : Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono
Jumat, 27 Februari 2026
Kemenko Polkam Perkuat Digitalisasi Perlinsos Berbasis Data Kependudukan Nasional
Polkam, Jakarta - Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengidentifikasi
sejumlah dinamika dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial
(perlinsos) berbasis data kependudukan. Hal itu mengemuka dalam Rapat
Koordinasi bertajuk Penguatan Peran Administrasi Kependudukan dalam Mendukung
Perluasan Digitalisasi Perlindungan Sosial yang diselenggarakan di Jakarta,
Kamis (26/2/2026).
Rapat tersebut membahas
pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai instrumen utama dalam
memperkuat sistem perlindungan sosial, mulai dari bantuan sosial reguler,
subsidi, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan.
Asisten Deputi Koordinasi
Administrasi Wilayah dan Kependudukan Kemenko Polkam, Brigjen TNI Kartika Adi
Putranta, mengatakan pemanfaatan IKD menjadi kunci dalam memastikan ketepatan
sasaran dan efektivitas penyaluran bantuan. Namun, ia mengakui masih terdapat
sejumlah tantangan di lapangan.
“Adanya dinamika seperti ancaman
penipuan terhadap sosialisasi IKD yang dapat menurunkan kepercayaan publik,
keterbatasan kepemilikan perangkat yang mendukung, minimnya literasi digital di
kalangan masyarakat, serta infrastruktur alokasi anggaran dan TIK yang belum
sepenuhnya mendukung perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah terus
mendorong percepatan transformasi digital dalam sistem perlindungan sosial
berbasis data kependudukan. Keberhasilan pelaksanaan proyek percontohan di
Kabupaten Banyuwangi pada 2025 menjadi tolok ukur nasional. Program tersebut
mampu menjangkau sekitar setengah populasi sasaran dalam waktu relatif singkat.
Capaian itu menjadi dasar
strategis untuk replikasi dan perluasan program ke 41 kabupaten/kota pada 2026
dengan pendekatan bertahap dan terstandar. Rapat koordinasi ini sekaligus
menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis pengawalan IKD, penanganan
isu kemiskinan berbasis data kependudukan, serta peningkatan kesiapan daerah
dalam memperkuat layanan administrasi kependudukan.
Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Kementerian Sosial, Sekretariat Dukungan Kabinet Kementerian Sekretariat Negara, Direktorat Kesejahteraan Rakyat Badan Pusat Statistik, Direktorat Integrasi Data Kependudukan Nasional Kementerian Dalam Negeri, serta Direktorat Kependudukan dan Jaminan Sosial Kementerian PPN/Bappenas.
*Humas Kemeko Polkam RI
Kamis, 26 Februari 2026
Safer Internet Day 2026: Kemenko Polkam Dorong Penguatan Sistem Nasional Pelindungan Anak di Ruang Digital
Polkam, Jakarta – Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan
sistem nasional pelindungan anak di ruang digital, termasuk menginisiasi
pembentukan Satuan Tugas Penanganan Eksploitasi Seksual Anak Online. Komitmen
tersebut disampaikan dalam Dialog Nasional Multi Aktor Pelindungan Anak di
Ranah Daring dalam rangka Safer Internet Day 2026 di Jakarta, Kamis
(26/2/2026), bersama ICT Watch.
Asisten Deputi Bidang Penanganan
Kejahatan Transnasional dan Kejahatan Luar Biasa Kemenko Polkam, Brigjen Pol.
Adhi Satya Perkasa, menegaskan bahwa isu eksploitasi seksual anak secara daring
menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia menyampaikan, Kemenko Polkam
bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kemenko
PMK, serta kementerian/lembaga terkait tengah menginisiasi pembentukan Satuan
Tugas Penanganan Eksploitasi Seksual Anak Online.
“Forum ini sangat penting
sebagai ruang konsolidasi kebijakan berbasis data dan bukti untuk memperkuat
arsitektur tata kelola pelindungan anak di ruang digital,” tegas Adhi.
Ia mengungkapkan tingkat
penetrasi internet nasional yang telah menjangkau sebagian besar populasi,
termasuk kelompok usia remaja, memperluas manfaat sekaligus risiko.
Perkembangan kecerdasan artifisial generatif juga menghadirkan tantangan baru
seperti deepfake, impersonasi, dan manipulasi visual yang berpotensi
disalahgunakan untuk eksploitasi maupun pelecehan berbasis gambar.
Karenanya, Adhi menegaskan
pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman
terhadap anak di ruang siber.
“Pelindungan anak di ranah
daring membutuhkan sinergi multipihak, mulai dari pemerintah, masyarakat sipil,
dunia pendidikan, hingga platform digital agar kebijakan, pencegahan, dan
penegakan hukum berjalan selaras,” ujarnya.
Direktur Eksekutif ICT Watch,
Indriyatno Banyumurti, menekankan bahwa pelindungan anak di ruang digital
membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, pendekatan harus
dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari edukasi dan regulasi, tanggung
jawab platform digital, hingga penegakan hukum dan perlindungan korban.
“Melindungi anak di ranah daring
bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau platform, tetapi tanggung jawab kita
semua sebagai bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang
Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro
Srihastuti Sulistyaningrum, yang hadir secara daring menegaskan pentingnya
peran keluarga sebagai fondasi pelindungan anak.
“Keluarga adalah garda terdepan
dalam pelindungan anak, termasuk ketika anak berinteraksi di ruang digital.
Penguatan kapasitas orang tua menjadi kunci agar pendampingan dilakukan secara
tepat dan adaptif,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan kemitraan dengan masyarakat serta dunia usaha perlu terus diperkuat agar kebijakan dan program pelindungan anak di ranah daring berjalan efektif dan berkelanjutan.
*Humas Kemenko Polkam RI/BINs
Selasa, 24 Februari 2026
Terima Audiensi Menhub, Menko Polkam Perkuat Koordinasi Pengamanan Transportasi Idulfitri 2026
Polkam, Jakarta – Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.)
Djamari Chaniago menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di
Kantor Kemenko Polkam, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan
koordinasi dan kesiapan pengamanan transportasi dalam rangka menyambut
Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, khususnya menghadapi arus mudik dan arus
balik Lebaran.
Dalam pertemuan tersebut,
Menteri Perhubungan memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan
Kementerian Perhubungan guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan
masyarakat. Langkah tersebut antara lain rekomendasi penerapan flexible working
arrangement (FWA) pada beberapa hari sebelum dan setelah libur bersama,
penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa–Sumatera, serta penyiapan rest
area dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama untuk pemanfaatan masjid
sebagai tempat istirahat pemudik.
Selain itu, Kemenhub menyiapkan
program diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, dan pesawat, serta
diskon tarif tol pada periode tertentu. Bersama BUMN, Kemenhub juga
menyelenggarakan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi beban masyarakat
sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik.
Pada kesempatan tersebut, Menhub
secara khusus meminta dukungan dan kerja sama Menko Polkam dalam memperkuat
koordinasi lintas kementerian/lembaga serta aparat keamanan guna menjamin aspek
keamanan dan ketertiban selama Angkutan Lebaran 2026. Dukungan tersebut dinilai
krusial agar seluruh kebijakan dan langkah teknis yang telah disiapkan dapat
berjalan efektif di lapangan.
Menko Polkam menegaskan bahwa
sinergi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam
mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi,
baik moda darat, laut, udara, maupun perkeretaapian. “Kerja sama dan koordinasi
lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk mengantisipasi berbagai
potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, sehingga masyarakat
dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Menko Polkam.
Lebih lanjut, Menko Polkam
memberikan sejumlah penekanan dan rekomendasi terkait penyelenggaraan Angkutan
Lebaran Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengujian kendaraan
atau rampcheck serta inspeksi keselamatan secara konsisten dan menyeluruh pada
seluruh moda transportasi guna memastikan seluruh sarana angkutan dalam kondisi
laik jalan dan serviceable.
Ia juga menyoroti pentingnya
memastikan kesiapan dan kesehatan awak angkutan umum, termasuk pengemudi,
nahkoda, masinis, dan pilot, agar terbebas dari pengaruh narkotika, minuman
beralkohol, maupun kelelahan melalui pemeriksaan kesehatan yang komprehensif
dan berkala.
Selain itu, Menko Polkam
mendorong optimalisasi program mudik gratis yang aman dan berkeselamatan
sebagai bagian dari strategi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Ia juga
mengingatkan perlunya penertiban serta mitigasi dampak kebijakan pembatasan
angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, yang berpotensi memengaruhi
kelancaran lalu lintas dan penerapan delaying system.
Terkait potensi bencana, Menko
Polkam menegaskan pentingnya penyusunan mitigasi risiko bencana
hidrometeorologi berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG. Mitigasi
tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh operator dan pemangku
kepentingan transportasi dalam menghadapi dinamika cuaca selama periode arus
mudik dan balik Idulfitri 2026.
Menutup pertemuan, Menko Polkam
menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan transportasi
yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. “Kemenko Polkam telah dan akan
terus melaksanakan langkah-langkah koordinatif guna memastikan momen Idulfitri
1447 H berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.
Turut mendampingi Menko Polkam dalam pertemuan tersebut Mayjen TNI Purwito Hadi selaku Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Marsda TNI Eko Dono Indarto selaku Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Irjen Pol. Desman Tarigan selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta Kolonel Inf. Honi Havana selaku Karo Humas Datin. Sementara itu, Menhub didampingi oleh Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Kepala Badan Kebijakan Transportasi Hermanta.
*Humas Kemenko Polkam RI
Senin, 23 Februari 2026
Propam Polrestro Jakarta Utara Cek Urine Ratusan Personel Sampai Ke PJU Polrestro Jakut Secara Mendadak
Jakarta - Seksi Profesi dan
Pengamanan (Propam) Polres Metro Jakarta Utara menggelar pemeriksaan tes urine
terhadap Pejabat Utama (PJU) dan ratusan personel, Senin 23 Februari 2026 pukul
08.30 WIB.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal
sekaligus memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Tes urine tersebut diikuti oleh PJU, anggota Satuan Reserse
Narkoba (Satresnarkoba), Satuan Samapta, hingga anggota Propam sendiri.
Pemeriksaan berlangsung di lingkungan Mapolres Metro Jakarta Utara dengan
pengawasan ketat.
Kasie Propam Polres Metro Jakarta Utara, Kompol I Gede Ngurah
Sukaretha, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen institusi dalam
menjaga integritas dan profesionalisme personel.
“Kegiatan ini diikuti oleh PJU, anggota Satresnarkoba, Sat
Samapta, termasuk anggota Propam sendiri untuk memastikan bahwa Propam sebagai
fungsi pengawasan juga bebas narkoba,” ujar Gede kepada wartawan.
Dari hasil
pemeriksaan terhadap kurang lebih 115 anggota, termasuk jajaran PJU, seluruhnya
dinyatakan negatif narkoba.
Menurut Gede, keterlibatan para pejabat utama dalam tes urine
tersebut menjadi pesan moral sekaligus contoh nyata bagi seluruh anggota.
“Keikutsertaan PJU untuk memastikan pimpinan menjadi contoh bagi bawahannya.
Bersih dulu dari narkoba,” tegasnya.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Metro Jakarta
Utara dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas
dari penyalahgunaan narkotika, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap
institusi kepolisian.
*Red/Idris
Minggu, 22 Februari 2026
Thomas Jefferson Presiden Amerika Serikat Ke - 3 Dan Bapak Pendiri Amerika Serikat Ternyata Mengkoleksi Al Quran
Pada
9 Desember 1805, Thomas Jefferson menjadi tuan rumah acara buka puasa bersama
(iftar) di AS, yang digelar di Gedung Putih. Acara tersebut tak direncanakan
sebelumnya. Kala itu, ia menerima utusan dari pemerintah Tunisia. Mengetahui
tamunya sedang berpuasa, Jefferson memundurkan pertemuan dan acara makan
bersama hingga waktu Matahari terbenam.
Mengikuti
jadwal berbuka puasa sang tamu, konon saat makan malam itupun tak ada minuman
beralkohol yang dihidangkan sampai tamu dari Tunisia pulang, sekedar menghormati
sang tamu.
Thomas
diketahui sudah memiliki cetakan Al Quran 9 tahun sebelum kemerdekaan Amerika
di tanda tangani dan Al Quran punya Salah satu bapak bangsa Amerika ini
sekarang ada di perpustakaan Kongres Amerika Serikat.
Sebelum menjadi
presiden, Thomas Jefferson juga
pernah menjadi, antara lain[Anggota Dewan Perwakilan Rakyat negara
bagian Virginia (1776-79)
·
Gubernur Virginia pada 1779 pengganti Patrick Henry, dan dipilih
kembali pada tahun 1780 namun mengundurkan diri pada tahun 1781 dikarenakan
serangan tentara Inggris pada Virginia. Pada masa jabatannya ini ia menulis
statuta tentang kebebasan beragama (The Statute of Religious Freedom)
·
Duta Amerika untuk Prancis (1785-89)
·
Menteri Luar Negeri di bawah Presiden George Washington pada
tahun 1789.
·
Melarang Perbudakan
Pada pemilu pada tahun
1796, ketika berusia 53 tahun, Thomas Jefferson menjadi calon presiden untuk
partai Demokratik-Republikan tetapi ia dikalahkan oleh lawannya, John AdamsThomas
Jefferson pun dipilih untuk menjadi wakil presiden di bawah John Adams.
Sabtu, 21 Februari 2026
RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN
Jakarta, 19 Februari
2026
Badan Narkotika
Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen
memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait
permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan
prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan
Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).
Dalam sambutannya,
Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar
modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi
prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah
ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan
kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
Melalui Layanan Call
Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan,
serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika
dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi
rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme,
prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.
Beroperasi penuh
selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan
kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata
bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya.
Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui
layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta
ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Lebih lanjut, Kepala
BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini
mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di
lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang
dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi
sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu
pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data,
akurat, dan tepat sasaran.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
Jumat, 20 Februari 2026
Evaluasi Efektivitas Operasi Intelijen, Kemenko Polkam Perkuat Integrasi K/L
Polkam, Bogor - Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyelenggarakan rapat
koordinasi evaluasi efektivitas operasi intelijen dalam mendukung penanganan
separatisme selama 25 tahun terakhir pada Kamis (19/02/2026) di Bogor, Jawa
Barat.
Rapat koordinasi ini membahas
capaian dan tantangan operasi intelijen selama dua dekade terakhir, khususnya
di wilayah Aceh dan Papua. Evaluasi menunjukkan bahwa stabilisasi di Aceh
relatif terkendali pasca perdamaian Helsinki, sementara di Papua masih terdapat
dinamika fragmentasi kelompok, propaganda digital, serta kompleksitas sosial
dan geografis yang memerlukan pendekatan lebih terpadu.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kabid
Intelijen Pertahanan mewakili Plh Asisten Deputi Bidang Koordinasi Intelijen
Pertahanan dan Kewaspadaan Nasional, Paulus Suhendrasmo. Dalam arahannya, Plh
Asisten Deputi menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L)
menjadi kunci keberhasilan.
“Penanganan separatisme tidak
bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada orkestrasi kebijakan, integrasi data
intelijen, serta kesamaan terminologi agar negara hadir dengan satu suara dan
satu arah,” ujar Paulus.
Lebih lanjut dijelaskan langkah
ke depan akan dilakukan melalui penyusunan rencana induk operasi intelijen terpadu,
penguatan integrasi big data intelijen, peningkatan kapasitas intelijen siber,
serta harmonisasi regulasi dan terminologi separatisme. Pendekatan komprehensif
juga akan mencakup pembangunan kesejahteraan masyarakat, penguatan pendidikan
kebangsaan, serta kontra-propaganda di ruang digital.
“Kemenko Polkam sebagai
koordinator strategis memastikan sinergi nasional berjalan efektif, terukur,
dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang solid lintas kementerian dan lembaga,
pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kedaulatan
dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Paulus.
Rapat ini dihadiri narasumber dan peserta dari berbagai kementerian dan lembaga strategis, antara lain Badan Intelijen Negara, BAIS TNI, Baintelkam Polri, serta Kementerian Komunikasi dan Digital, bersama unsur pertahanan, keamanan, penegakan hukum, dan diplomasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum koordinasi nasional untuk menyatukan langkah dan kebijakan dalam menghadapi dinamika ancaman separatisme.
*Humas Kemenko Polkam/BINs
Kamis, 19 Februari 2026
Bang Jasri Siap Jaga Kebersihan Lingkungan di Jakarta
Jakarta - Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bhayangkara Jakarta Asri atau Bang Jasri untuk menjaga lingkungan, sekaligus membudayakan hidup bersih serta menangani sampah dari lingkungan terkecil yakni rumah tangga.
Kapolda Metro Jaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kota
(Forkopimko) Jakarta Utara melaksanakan kegiatan kerja bakti (Curvai) bertema
Satgas ASRI “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta Asri) pada Kamis (19/2/2026) di
kawasan bawah tol Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen
Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra
Hidayat, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan diawali
dengan penanaman pohon. Penanaman pertama dilakukan Kapolda Metro Jaya,
kemudian dilanjutkan oleh Wali Kota Jakarta Utara.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa
kegiatan Curvai merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia dan
Kapolri dalam mendukung gerakan nasional kebersihan lingkungan.
Menurutnya, program tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang
aman, sehat, dan indah melalui keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi gerakan nyata untuk
membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Kapolda
Metro Jaya.
Kegiatan Curvai melibatkan sekitar 650 personel gabungan yang
terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Lingkungan
Hidup, Satpol PP, Sumber Daya Air, aparat kelurahan, serta tokoh agama dan
tokoh masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto menjelaskan
bahwa Satgas ASRI merupakan gerakan nasional yang dilaksanakan secara
berjenjang hingga tingkat Polsek.
Ia mengatakan, seluruh anggota Polri didorong untuk membudayakan
kebersihan, mulai dari lingkungan kerja hingga ruang publik.
“Program ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama
menjaga kebersihan lingkungan. Ini merupakan gerakan moral dan edukasi agar
hidup sehat dan bersih menjadi kebutuhan bersama,” jelas Kombes Pol Bhudi
Hermanto.
Menurutnya, persoalan sampah yang tidak tertangani dapat menimbulkan
berbagai dampak negatif, seperti munculnya penyakit, tersumbatnya saluran
drainase, hingga risiko banjir.
Karena itu, masyarakat diimbau mulai mengelola sampah dari rumah
tangga dengan memilah sampah organik dan anorganik serta tidak membuang sampah
sembarangan.
Petugas masih menemukan berbagai benda besar seperti kasur, pampers, dan ban
kendaraan di saluran air yang berpotensi menghambat aliran air.
Kegiatan Satgas ASRI “Bang Jasri” telah dilaksanakan di berbagai
wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan
kawasan bandara, serta akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap
kebersihan lingkungan semakin meningkat serta tercipta budaya hidup bersih yang
dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Perubahan
besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” tutupnya.
Red/MasDarto
egenap keluarga besar Kemenko Polkam Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Wapres Ke - 6 Jenderal TNI ( Purn ) Try Sutrisno
Segenap keluarga besar Kemenko Polkam mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Repu...
-
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan The Partnership Building Of Divkum Polri PEMBINA Irjen.Pol. DR. Asep J Ahmadi, SH,...
-
Kota Solo salah satu jantung pusat budaya jawa yang dikelilingi oleh daerah – daerah situs sakral peninggalan kerajaan – kerajaan be...









