Jumat, 06 Maret 2026

Bagi Bagi Takjil Di Lampu Merah Permai Yos Sudarso Oleh Pokja PWI Jakarta Utara

Jakarta - Momentum bulan suci Ramadan 1447.H tahun 2026. dimanfaatkan oleh Pokja PWI kantor Walikota administrasi Jakarta Utara untuk berbagi kepada masyarakat. Ratusan paket makanan berupa nasi ayam geprek dengan sambal setan dibagikan kepada pengendara, ojek online (ojol), petugas PPSU, hingga warga kurang mampu yang melintas di kawasan Lampu merah Jalan Yos Sudarso, kelurahan Kebon Bawang kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara, menjelang waktu berbuka puasa.

Salah seorang pengemudi ojek online, Aristono (34), mengaku bersyukur mendapatkan paket makanan tersebut saat sedang menunggu orderan di sekitar lokasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu para pekerja jalanan yang sering kali belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka.

“Alhamdulillah, terima kasih buat teman-teman wartawan PWI Pokja Jakarta Utara. Kadang kami masih di jalan pas waktu magrib, orderan sepi jadi bantuan seperti ini sangat berarti buat kami yang lagi cari nafkah,” ujar Rudi, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan sosial berbagi ini dipimpin langsung oleh Ketua Pokja PWI Walikota Jakarta Utara, Sunarno, didampingi Sekretaris Rahmat Mauliady dan Bendahara Muslyadi.dan Penasehat Bang Haji Tarno.

Sejumlah pengurus dan anggota Pokja PWI Walikota Jakarta Utara turut hadir dan terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Suwarto, Saimin, Aki Cipto, Jerry,, Bimo, Sutarno, Ahmad Rahmansyah, Cardy Santoso, Daeng Dharman, Jaya, dan Maya.

Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara, Sunarno, didampingi Muslyadi (Bang Adi) Bendahara mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan saat waktu berbuka tiba.

“Ini merupakan agenda rutin Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara setiap Ramadan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya mereka yang masih bekerja di jalan seperti ojol, petugas PPSU, pengendara, hingga saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Sunarno.

Kegiatan ini masih kata dia dana hasil Patungan anggota dan dibantu oleh Bang Adi Bendahara yang seorang pengusaha. Ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar anggota Pokja PWI Jakarta Utara sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.

Dengan penuh antusias, para pengurus dan anggota turun langsung ke jalan membagikan paket makanan kepada para pengguna jalan. Warga yang menerima bantuan terlihat senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut karena dapat membantu mereka menikmati hidangan berbuka puasa.

Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara berharap kegiatan berbagi ini dapat terus dilakukan setiap tahun serta menginspirasi berbagai pihak untuk menebar kebaikan selama bulan Ramadan.

*PWI Jakut

 

Rabu, 04 Maret 2026

Menko Polkam Minta Para Penerbang Muda TNI AU Menempa Mental Hadapi Tugas Menantang

SIARAN PERS NO. 80/SP/HM.01.02/POLKAM/3/2026

Polkam, Yogyakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan pentingnya pendidikan, kesiapan mental, dan profesionalisme dalam penerbang militer. Pesan itu disampaikan Menko Polkam Djamari Chaniago saat memberikan pengarahan pada kegiatan kunjungan kerja ke Wing Pendidikan/100 terbang di Yogyakarta, Rabu (4/3/2026).

"Jadilah kalian penerbang yang hebat, jadi penerbang kebanggaan bangsa ini, jadi penerbang andalan untuk bisa melaksanakan tugas dan fungsi yang diamanatkan oleh TNI AU," ujar Menko Polkam Djamari.

Dalam arahannya, Menko Djamari menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kekuatan angkatan udara. Menurutnya, perhatian terhadap lembaga pendidikan penerbang harus menjadi prioritas, termasuk dalam penyediaan sarana, prasarana, serta alokasi anggaran yang tepat sasaran. Tanpa dukungan tersebut, kemampuan tempur dan profesionalisme personel tidak akan berkembang secara optimal.

Menko Djamari juga mengingatkan, prajurit harus memiliki kesiapan mental untuk menghadapi berbagai kondisi, termasuk keputusan kebijakan yang tidak selalu ideal. Ia menekankan pentingnya tetap fokus menjadi prajurit dan penerbang terbaik, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan dinamika kebijakan. Ia mengajak generasi muda angkatan udara untuk tidak larut dalam keluhan, melainkan menjadikan tantangan sebagai motivasi untuk berprestasi.

"Kepada para instruktur, jangan abai untuk melatih para penerbangan, harus beda Angkatan Udara dengan yang lainnya. Angkatan Udara harus lebih teliti dalam melatih dan mengukur siswa-siswanya," kata Menko Polkam.

Menko Polkam berharap para siswa benar-benar memanfaatkan masa pendidikan sebagai bekal menghadapi tugas-tugas berat di masa depan. Ia mengingatkan bahwa saat ini mereka masih berada pada tahap pembentukan, sehingga menjadi siswa terbaik adalah langkah awal untuk menjadi prajurit andalan bangsa.

“Selamat belajar, selamat berlatih, dan siapkan diri kalian untuk tugas-tugas ke depan," kata Menko Djamari.

Dalam kunjungannya tersebut, Menko Polkam didampingi oleh Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Hery Wiranto, Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Irjen Pol. Desman Tarigan, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto, serta Staf Khusus Menko Polkam.

 

*KemenkoPolkam RI

Selasa, 03 Maret 2026

TEKEN MOU DENGAN CITILINK, BNN PERSEMPIT RUANG GERAK PEREDARAN NARKOTIKA

Jakarta Upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi udara kian diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3).

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat Citilink Indonesia, Tangerang, Banten, dan disaksikan jajaran pejabat BNN serta manajemen Citilink tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkotika melalui mobilitas penumpang dan distribusi barang pada penerbangan domestik maupun internasional.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan komitmen moral dan strategis menjaga ruang udara Indonesia dari ancaman narkotika. Sinergi diwujudkan melalui penguatan keselamatan penerbangan dengan memastikan seluruh awak bebas narkoba, peningkatan mitigasi penyelundupan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemanfaatan sarana penerbangan sebagai media edukasi, serta pengokohan koordinasi internal agar seluruh elemen bergerak selaras.

“Melalui langkah strategis ini, Kita memastikan setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tangguh terhadap extraordinary crime,” ungkap Kepala BNN RI.

Direktur Utama Citilink menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya, dan berintegritas. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem penerbangan yang bersih dari narkotika serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional.

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


 

Senin, 02 Maret 2026

Safari Ramadhan Polres Jembrana Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas di Wilayah Melaya

JEMBRANA – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polres Jembrana melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana, S.H., para Pejabat Utama Polres Jembrana, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Takmir Masjid Nurul Huda serta jamaah setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Nurul Huda menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Jembrana yang dinilai mampu memperkuat komunikasi serta kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Melaya.

Kapolres Jembrana dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan sarana membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berdekatan pada tahun ini. Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Jembrana.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menjelang arus mudik Lebaran dengan memastikan keamanan rumah maupun kendaraan yang ditinggalkan, serta memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan di Polsek terdekat.

Edukasi keselamatan berlalu lintas turut disampaikan, termasuk pentingnya kepatuhan terhadap aturan berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Masyarakat juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi.

Dalam sesi dialog interaktif, sejumlah pertanyaan disampaikan pengurus masjid terkait pelaksanaan malam takbiran serta penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Kapolres menjelaskan bahwa pelaksanaan takbiran dapat dilakukan dengan berjalan kaki sesuai ketentuan yang berlaku, sementara penggunaan sepeda listrik diperbolehkan dengan memperhatikan batasan usia, keselamatan, dan area penggunaan.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan pembagian takjil kepada jamaah sebagai bentuk kepedulian Polres Jembrana kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif, dengan pengamanan personel Polsek Melaya yang dipimpin Pawas IPTU I GN Putu Hari Harjana. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergitas Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di wilayah hukum Polres Jembrana./ onki

egenap keluarga besar Kemenko Polkam Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Wapres Ke - 6 Jenderal TNI ( Purn ) Try Sutrisno

Segenap keluarga besar Kemenko Polkam mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia.
Semoga almarhum husnul khatimah, segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

Minggu, 01 Maret 2026

BNN JADI ROLE MODEL SEYCHELLES

Jakarta - Siapa sangka, strategi BNN dalam mengatasi masalah narkoba makin dilirik dunia internasional. Kali ini, giliran Seychelles yang terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mempererat kerja sama dengan BNN.

Momen hangat ini tercipta saat Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri undangan buka puasa bersama Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/2).

Bukan hanya sekadar makan bersama, pertemuan ini menjadi ajang diskusi serius tapi santai terkait penanganan permasalahan narkoba.

Ternyata ini bukan kali pertama Seychelles berguru dengan BNN, Seychelles diketahui sebelumnya sudah mengirimkan perwakilan untuk belajar secara langsung kepada BNN dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi yang dijalankan BNN.

Seychelles pun berharap suatu saat nanti BNN dapat memiliki kantor perwakilan di negara mereka. Hal tersebut membuktikan bahwa sistem yang dibangun BNN telah diakui sebagai role model dalam mengatasi permasalahan narkoba.


#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


 

Sabtu, 28 Februari 2026

Hoegeng Tolak Scooter Dari Dealer

Belajar jadi anak pejabat seperti Aditya Soetanto Hoegeng

Sebagai pemuda yang baru tumbuh, Aditya tentu pingin seperti pemuda lain yang punya motor scuter yang kala itu terkenal scuter merk Lambretta.

Ayah Aditya kala itu adalah Kapolri Hoegeng Imam Santoso.

Didit nama panggilan putra Kapolri saat itu sudah melihat ada kiriman dari dealer 2 motor scuter yang masih dibungkus plastik sampai di rumah dinas.

Walau terkejut tak urung hatinya senang juga dan berharap bisa memakai satu dari dua motor tersebut.

“Semoga Papi tidak menolak. Mungkin kalau motor boleh. Daripada tidak dapat mobil, Lambretta pun lumayan,” pikir Didit saat itu.

Sorenya, Didit melihat ayahnya Hoegeng pulang dari kantor, dan melihat dua kiriman dari dealer dan Hoegeng pun langsung memanggil ajudannya.

Sambil melirik jam tangan, dilihatnya masih menunjukan pukul 16.00, ia memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan dua motor tersebut karena kantor dealernya masih buka.

“Ini masih jam 16.00, masih ada orang di kantornya. Tolong motor ini dikembalikan lagi ke pengirimnya.”

Didit yang mendengar perintah ayahnya, hanya diam, selain sedih dia hanya bisa bergumam dalam hati “Ya, pahit lagi”.

Belajar dari pengalaman putra polisi paling jujur di Indonesia, mungkin kejadian seperti anak pejabat Kemenkeu tak akan terjadi seperti saat ini.

 

Sumber buku : Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono

 

Jumat, 27 Februari 2026

Kemenko Polkam Perkuat Digitalisasi Perlinsos Berbasis Data Kependudukan Nasional

SIARAN PERS NO. 74/SP/HM.01.02/POLKAM/2/2026

Polkam, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengidentifikasi sejumlah dinamika dalam implementasi digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) berbasis data kependudukan. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi bertajuk Penguatan Peran Administrasi Kependudukan dalam Mendukung Perluasan Digitalisasi Perlindungan Sosial yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Rapat tersebut membahas pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai instrumen utama dalam memperkuat sistem perlindungan sosial, mulai dari bantuan sosial reguler, subsidi, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan.

Asisten Deputi Koordinasi Administrasi Wilayah dan Kependudukan Kemenko Polkam, Brigjen TNI Kartika Adi Putranta, mengatakan pemanfaatan IKD menjadi kunci dalam memastikan ketepatan sasaran dan efektivitas penyaluran bantuan. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan.

“Adanya dinamika seperti ancaman penipuan terhadap sosialisasi IKD yang dapat menurunkan kepercayaan publik, keterbatasan kepemilikan perangkat yang mendukung, minimnya literasi digital di kalangan masyarakat, serta infrastruktur alokasi anggaran dan TIK yang belum sepenuhnya mendukung perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah terus mendorong percepatan transformasi digital dalam sistem perlindungan sosial berbasis data kependudukan. Keberhasilan pelaksanaan proyek percontohan di Kabupaten Banyuwangi pada 2025 menjadi tolok ukur nasional. Program tersebut mampu menjangkau sekitar setengah populasi sasaran dalam waktu relatif singkat.

Capaian itu menjadi dasar strategis untuk replikasi dan perluasan program ke 41 kabupaten/kota pada 2026 dengan pendekatan bertahap dan terstandar. Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis pengawalan IKD, penanganan isu kemiskinan berbasis data kependudukan, serta peningkatan kesiapan daerah dalam memperkuat layanan administrasi kependudukan.

Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Kementerian Sosial, Sekretariat Dukungan Kabinet Kementerian Sekretariat Negara, Direktorat Kesejahteraan Rakyat Badan Pusat Statistik, Direktorat Integrasi Data Kependudukan Nasional Kementerian Dalam Negeri, serta Direktorat Kependudukan dan Jaminan Sosial Kementerian PPN/Bappenas.

*Humas Kemeko Polkam RI

 

Kamis, 26 Februari 2026

Safer Internet Day 2026: Kemenko Polkam Dorong Penguatan Sistem Nasional Pelindungan Anak di Ruang Digital

SIARAN PERS NO. 70/SP/HM.01.02/POLKAM/2/2026

Polkam, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan sistem nasional pelindungan anak di ruang digital, termasuk menginisiasi pembentukan Satuan Tugas Penanganan Eksploitasi Seksual Anak Online. Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Nasional Multi Aktor Pelindungan Anak di Ranah Daring dalam rangka Safer Internet Day 2026 di Jakarta, Kamis (26/2/2026), bersama ICT Watch.

Asisten Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Transnasional dan Kejahatan Luar Biasa Kemenko Polkam, Brigjen Pol. Adhi Satya Perkasa, menegaskan bahwa isu eksploitasi seksual anak secara daring menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia menyampaikan, Kemenko Polkam bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kemenko PMK, serta kementerian/lembaga terkait tengah menginisiasi pembentukan Satuan Tugas Penanganan Eksploitasi Seksual Anak Online.

“Forum ini sangat penting sebagai ruang konsolidasi kebijakan berbasis data dan bukti untuk memperkuat arsitektur tata kelola pelindungan anak di ruang digital,” tegas Adhi.

Ia mengungkapkan tingkat penetrasi internet nasional yang telah menjangkau sebagian besar populasi, termasuk kelompok usia remaja, memperluas manfaat sekaligus risiko. Perkembangan kecerdasan artifisial generatif juga menghadirkan tantangan baru seperti deepfake, impersonasi, dan manipulasi visual yang berpotensi disalahgunakan untuk eksploitasi maupun pelecehan berbasis gambar.

Karenanya, Adhi menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap anak di ruang siber.

“Pelindungan anak di ranah daring membutuhkan sinergi multipihak, mulai dari pemerintah, masyarakat sipil, dunia pendidikan, hingga platform digital agar kebijakan, pencegahan, dan penegakan hukum berjalan selaras,” ujarnya.

Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, menekankan bahwa pelindungan anak di ruang digital membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, pendekatan harus dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari edukasi dan regulasi, tanggung jawab platform digital, hingga penegakan hukum dan perlindungan korban.

“Melindungi anak di ranah daring bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau platform, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, yang hadir secara daring menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pelindungan anak.

“Keluarga adalah garda terdepan dalam pelindungan anak, termasuk ketika anak berinteraksi di ruang digital. Penguatan kapasitas orang tua menjadi kunci agar pendampingan dilakukan secara tepat dan adaptif,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan kemitraan dengan masyarakat serta dunia usaha perlu terus diperkuat agar kebijakan dan program pelindungan anak di ranah daring berjalan efektif dan berkelanjutan.

*Humas Kemenko Polkam RI/BINs

Selasa, 24 Februari 2026

Terima Audiensi Menhub, Menko Polkam Perkuat Koordinasi Pengamanan Transportasi Idulfitri 2026

 

SIARAN PERS NO. 66/SP/HM.01.02/POLKAM/2/2026

Polkam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menerima audiensi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Kantor Kemenko Polkam, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dan kesiapan pengamanan transportasi dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, khususnya menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perhubungan memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan Kementerian Perhubungan guna memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat. Langkah tersebut antara lain rekomendasi penerapan flexible working arrangement (FWA) pada beberapa hari sebelum dan setelah libur bersama, penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa–Sumatera, serta penyiapan rest area dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama untuk pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat pemudik.

Selain itu, Kemenhub menyiapkan program diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, dan pesawat, serta diskon tarif tol pada periode tertentu. Bersama BUMN, Kemenhub juga menyelenggarakan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi beban masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik.

Pada kesempatan tersebut, Menhub secara khusus meminta dukungan dan kerja sama Menko Polkam dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga serta aparat keamanan guna menjamin aspek keamanan dan ketertiban selama Angkutan Lebaran 2026. Dukungan tersebut dinilai krusial agar seluruh kebijakan dan langkah teknis yang telah disiapkan dapat berjalan efektif di lapangan.

Menko Polkam menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, baik moda darat, laut, udara, maupun perkeretaapian. “Kerja sama dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan transportasi, sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Menko Polkam.

Lebih lanjut, Menko Polkam memberikan sejumlah penekanan dan rekomendasi terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengujian kendaraan atau rampcheck serta inspeksi keselamatan secara konsisten dan menyeluruh pada seluruh moda transportasi guna memastikan seluruh sarana angkutan dalam kondisi laik jalan dan serviceable.

Ia juga menyoroti pentingnya memastikan kesiapan dan kesehatan awak angkutan umum, termasuk pengemudi, nahkoda, masinis, dan pilot, agar terbebas dari pengaruh narkotika, minuman beralkohol, maupun kelelahan melalui pemeriksaan kesehatan yang komprehensif dan berkala.

Selain itu, Menko Polkam mendorong optimalisasi program mudik gratis yang aman dan berkeselamatan sebagai bagian dari strategi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Ia juga mengingatkan perlunya penertiban serta mitigasi dampak kebijakan pembatasan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas dan penerapan delaying system.

Terkait potensi bencana, Menko Polkam menegaskan pentingnya penyusunan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi berdasarkan prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG. Mitigasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh operator dan pemangku kepentingan transportasi dalam menghadapi dinamika cuaca selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Menutup pertemuan, Menko Polkam menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat. “Kemenko Polkam telah dan akan terus melaksanakan langkah-langkah koordinatif guna memastikan momen Idulfitri 1447 H berlangsung aman dan kondusif,” tegasnya.

Turut mendampingi Menko Polkam dalam pertemuan tersebut Mayjen TNI Purwito Hadi selaku Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, Marsda TNI Eko Dono Indarto selaku Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Irjen Pol. Desman Tarigan selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta Kolonel Inf. Honi Havana selaku Karo Humas Datin. Sementara itu, Menhub didampingi oleh Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Kepala Badan Kebijakan Transportasi Hermanta.

*Humas Kemenko Polkam RI


Senin, 23 Februari 2026

Propam Polrestro Jakarta Utara Cek Urine Ratusan Personel Sampai Ke PJU Polrestro Jakut Secara Mendadak

Jakarta - Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Jakarta Utara menggelar pemeriksaan tes urine terhadap Pejabat Utama (PJU) dan ratusan personel, Senin 23 Februari 2026 pukul 08.30 WIB.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Tes urine tersebut diikuti oleh PJU, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Satuan Samapta, hingga anggota Propam sendiri. Pemeriksaan berlangsung di lingkungan Mapolres Metro Jakarta Utara dengan pengawasan ketat.

Kasie Propam Polres Metro Jakarta Utara, Kompol I Gede Ngurah Sukaretha, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen institusi dalam menjaga integritas dan profesionalisme personel.

“Kegiatan ini diikuti oleh PJU, anggota Satresnarkoba, Sat Samapta, termasuk anggota Propam sendiri untuk memastikan bahwa Propam sebagai fungsi pengawasan juga bebas narkoba,” ujar Gede kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kurang lebih 115 anggota, termasuk jajaran PJU, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Menurut Gede, keterlibatan para pejabat utama dalam tes urine tersebut menjadi pesan moral sekaligus contoh nyata bagi seluruh anggota. “Keikutsertaan PJU untuk memastikan pimpinan menjadi contoh bagi bawahannya. Bersih dulu dari narkoba,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Metro Jakarta Utara dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

*Red/Idris

Bagi Bagi Takjil Di Lampu Merah Permai Yos Sudarso Oleh Pokja PWI Jakarta Utara

Jakarta - Momentum bulan suci Ramadan 1447.H tahun 2026. dimanfaatkan oleh Pokja PWI kantor Walikota administrasi Jakarta Utara untuk berbag...