Bhayangkara Indonesia News
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan
Selasa, 17 Februari 2026
Purbaya Libatkan TNI-Polri Habisi Rokok Ilegal & Pengemplang Pajak
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan keseriusannya melawan para produsen dan pengedar rokok ilegal hingga pengemplang pajak. Dia pun menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.
Purbaya mengaku sudah bertemu dengan Djamari
Chaniago guna membicarakan mengenai penindakan segala bentuk bekingan bagi
individu atau badan usaha yang menghambat penerimaan negara.
"Kami melakukan kerja sama untuk memperkuat
enforcement pemeriksaan pajak di lapangan. Kalau kata orang 'saya di lapangan
selalu ada beking'. Tadi saya sudah ketemu Menkopolkam berdiskusi dan setuju
melakukan kerja sama," kata Purbaya setelah Konferensi Pers KSSK, (29/1/2026).
Purbaya menceritakan bahwa Menkopolhukam
memberikan persetujuan untuk melibatkan aparat penegak hukum, baik TNI dan
Polri, saat melakukan penggerebekan atau penindakan pelaku rokok ilegal.
"Kita akan melibatkan aparat penegak hukum,
polisi, tentara, dan lain-lain supaya backing-backing itu kabur," tegasnya.
Dengan begitu, ia mengaku dapat jaminan
efektivitas penindakan dari dampak keterlibatan 'bekingan' pengedar hingga
produsen rokok ilegal, walaupun ia tak menyebut dari mana saja bekingan para
produsen dan pengedar rokok ilegal itu.
Adapun, skema kerjasama ini nantinya dari Menko
Polkam bakal mengerahkan TNI-Polri dan aparat keamanan lainnya untuk mengejar
dan menghadapi pihak-pihak serta bekingannya yang menghambat penerimaan negara.
Tahap awal, Purbaya akan fokus mengejar rokok ilegal dahulu. Ini akan berjalan
bulan depan.
"Kami akan melibatkan polisi, tentara, dan
lain-lain supaya beking itu kabur. Utamanya kami kejar di rokok ilegal dulu.
Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu," ujarnya
Senin, 16 Februari 2026
Karangan Bunga Presiden Prabowo Hingga Kapolri Berjejer Di Rumah Duka Wakapolda Metro Jaya
Bojonegoro - Ayahanda Wakapolda
Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. meninggal dunia.
Sejumlah karangan bunga dari beberapa tokoh memenuhi rumah duka.
Pantauan
Media Tajukonline di Jalan MH. Thamrin Mulai Dari Depan Kantor Pengadilan Agama
sampai ke arah Trafigh Light SMP Negeri 1 Bojonegoro karangan bunga berdatangan
dan berjajar mulai Karangan bunga datang dari pejabat hingga para kolega Pak
Jenderal.
Ada karangan bunga dari Presiden
Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Para Pejabat TNI, Polri
Dan Dari Berbagai Perusahaan.
“Almarhum
Bapak Soewarno adalah sosok Bapak yang penyayang, sederhana, dan religius,
sosok yang selalu menjadi kekuatan dan pelita bagi keluarga,” ujar Haris Selaku
Tetangga.
Para
Tetangga, Pejabat Dan Kolega mendoakan agar amal ibadah Bapak Soewarno diterima
Allah dan Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Mari
kita semua berdoa semoga Almarhum Bapak Soewarno Husnul Khotimah, diterima
segala amal ibadahnya serta mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.
Kepada keluarga yang ditinggal semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,
aamiin ya Robbal Alamin,” imbuhnya.
Hingga
saat ini, sejumlah tokoh dan kerabat terus berdatangan untuk melayat ke rumah
duka Di Jalan Thamrin Desa Kauman Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro
Jawa Timur.
*Red/Arif
Minggu, 15 Februari 2026
Pasar minyak zaitun di Tiongkok didorong oleh Konsumen yang Berorientasi pada Kesehatan.
Meskipun
minyak zaitun extra virgin (EVOO) mungkin merupakan bahan pokok dalam masakan
banyak negara, terutama di Eropa selatan, penggunaannya
sangat terbatas di Tiongkok . Biasanya dikaitkan dengan merek asing dan masakan
sehat, EVOO jarang digunakan di dapur Tiongkok di mana minyak kedelai dan
minyak rapeseed lebih umum digunakan.
Namun, "makan lebih sehat" telah
menjadi tren baru di kalangan pasangan menikah dan orang
berusia di atas 30 tahun di Tiongkok, yang meningkatkan penjualan minyak zaitun
di Tiongkok. Meskipun popularitasnya meningkat, minyak zaitun masih sangat
dianggap sebagai produk premium "gaya hidup", yang sering diberikan
sebagai hadiah, dan bukan produk konsumen umum.
Terlepas
dari status premium minyak zaitun di Tiongkok, konsumsi minyak zaitun extra
virgin di Tiongkok terus meningkat dari 40.000 menjadi 60.000 ton menurut
Chinabaogao.
China meningkatkan impor dan produksi EVOO
(minyak zaitun extra virgin)
Meskipun konsumsi EVOO di Tiongkok masih tergolong kecil
dibandingkan jenis minyak lainnya, popularitasnya yang meningkat telah
menyebabkan kebutuhan akan pemasok baru di Tiongkok. Di antara semua produsen
minyak zaitun kelas dunia, Italia berada pada posisi terbaik untuk memenuhi
permintaan tersebut , dengan Tunisia sebagai pesaing
potensial. Peningkatan ekspor minyak zaitun Eropa ke Tiongkok ini diukur
dalam peningkatan tahunan sebesar 4,1% dari tahun 2018 hingga
2019 .
Produksi dalam negeri juga meningkat secara signifikan selama dekade terakhir, dari sekitar seratus perusahaan pada tahun 2000 menjadi hampir 2500 pada tahun 2018, sebagian besar berlokasi di provinsi Gansu. Kualitas minyak zaitun extra virgin (EVOO) domestik di Tiongkok juga semakin membaik baru-baru ini, bahkan sebuah minyak zaitun Tiongkok memenangkan kompetisi internasional . Kualitas sangat penting untuk produksi dalam negeri karena EVOO dianggap sebagai produk premium di Tiongkok dan merek-merek Eropa sering dianggap lebih "bergengsi".
Mampukah merek Tiongkok OlivoilĂ memimpin
industri minyak zaitun di Tiongkok?
Sebagai pemimpin merek lokal di industri minyak zaitun di
Tiongkok sejak Oktober 2017, OlivoilĂ mempertahankan kepemimpinannya di pasar
yang sangat kompetitif ini. Menurut riset Daxue Consulting dari alat analisis
penjualan online Tiongkok Maijia (卖家) dan data penjualan dari Taobao, Olivoilà memperoleh total
31 juta yuan secara online antara Desember 2017 dan Februari 2018. Jumlah ini
lebih dari dua kali lipat dari Bellina, yang memperoleh 15 juta yuan pada
periode yang sama. Riset tersebut juga menunjukkan bahwa meskipun setengah dari
delapan perusahaan terkemuka di pasar minyak zaitun domestik adalah perusahaan
Tiongkok, total tujuh dari delapan perusahaan tersebut menjual minyak zaitun
(ekstra)-virgin Italia atau Spanyol, menunjukkan dominasi yang jelas dari
produk minyak zaitun impor di pasar Tiongkok. Hal ini sebagian disebabkan oleh
persepsi minyak zaitun impor sebagai barang berkualitas tinggi serta
keterbatasan pasokan minyak zaitun domestik karena iklim yang tidak sesuai.
Dominasi
impor minyak zaitun sejalan dengan tren ekonomi terkini, yang menunjukkan bahwa
Tiongkok menjadi salah satu importir utama minyak zaitun di dunia. Saat ini,
lebih dari 300 perusahaan internasional menjual minyak zaitun di Tiongkok,
menunjukkan meningkatnya minat produsen minyak zaitun untuk mengekspor ke
Tiongkok. Menurut laporan November 2017 dari [nama organisasi antar
pemerintah], sebuah organisasi yang khusus bergerak di bidang industri zaitun
dan minyak zaitun, impor minyak zaitun meningkat sebesar 12,8% selama tahun
panen 2016-2017 (1 Oktober 2016 hingga 30 September 2017), meskipun terjadi penurunan
konsumsi minyak zaitun di seluruh dunia . Tren kenaikan ini terutama berlaku untuk varietas
virgin dan extra-virgin, yang mencakup 78% impor minyak zaitun domestik.
Kualitas jenis minyak zaitun ini seringkali lebih tinggi daripada minyak ampas
zaitun (14%) atau minyak zaitun olahan (8%), yang mendorong dominasinya di pasar
minyak zaitun di Tiongkok (Dewan Zaitun Internasional – Buletin Pasar No. 107
(Juli-Agustus 2016).
Hadiah
yang dianggap sebagai produk sehat.
Tidak jarang kita melihat produk minyak zaitun yang dikemas dan
disimpan di bagian hadiah di supermarket Tiongkok. Meskipun saat ini bukan
bagian dari kebiasaan konsumsi sehari-hari atau umum digunakan dalam masakan
Tiongkok, minyak zaitun sering menjadi pilihan hadiah yang populer. Lebih dari
60% dari total penjualan minyak zaitun di Tiongkok ditujukan untuk tujuan
hadiah. Secara tradisional, produk makanan impor dianggap sebagai hadiah yang
bagus di Tiongkok, terutama jika produk tersebut dianggap sehat, seperti minyak
zaitun.
Sabtu, 14 Februari 2026
Dulu Ditangkap Karena Demo '98, Kini Jadi Pimpinan Komisi III DPR! Inilah Profil Habiburokhman yang Jarang Diketahui Publik
Masa depan memang tidak ada yang
tahu. Siapa sangka, pemuda yang dulu harus berhadapan dengan jeruji besi karena
vokal melawan rezim Orde Baru, kini justru memegang palu pimpinan di salah satu
komisi paling berkuasa di Republik Indonesia.
Ia adalah Habiburokhman,
politikus kelahiran Metro, Lampung, yang resmi dilantik menjadi Ketua Komisi
III DPR RI periode 2024–2029. Namun, di balik jas rapi dan jabatan menterengnya
sekarang, tersimpan kisah panjang perjuangan yang penuh peluh dan air mata.
Pekik Perlawanan di Jalanan
Lampung
Tahun 1998 adalah saksi bisu
keberanian Habiburokhman. Saat masih menyandang status mahasiswa hukum di
Universitas Lampung (Unila), ia bukan tipe mahasiswa yang hanya duduk manis di
ruang kelas.
Sebagai pentolan aktivis, ia
berada di garis depan massa yang menuntut reformasi dan mundurnya Presiden
Soeharto. Karena sikap kritisnya yang tak bisa dibungkam, Habiburokhman sempat
beberapa kali ditangkap dan ditahan oleh pihak berwajib. Baginya saat itu,
risiko kehilangan kebebasan adalah harga yang pantas demi sebuah perubahan
bangsa.
Pendekar Hukum bagi Rakyat Kecil
Setelah era Reformasi, semangat
perlawanannya tidak padam, melainkan bertransformasi menjadi pembelaan hukum.
Pada 2005, ia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR).
Lewat wadah ini, Habiburokhman kerap meluncurkan gugatan Class Action melawan kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Ia dikenal sebagai advokat yang tak ragu pasang badan untuk urusan publik, meski di saat bersamaan ia juga membangun karier profesional yang sukses melalui kantor hukum Habiburokhman & Co di Menteng.
Tangan Dingin di Balik Kemenangan Tokoh Besar
Karier politiknya mulai melesat
sejak bergabung dengan Partai Gerindra pada 2010. Tak butuh waktu lama bagi
Prabowo Subianto untuk melihat bakatnya. Habiburokhman langsung dipercaya
menduduki posisi strategis sebagai Ketua Bidang Advokasi.
Dunia politik Indonesia pun
mencatat jejak "tangan dinginnya":
Ia adalah sosok di balik tim
advokasi Jokowi-Ahok pada Pilkada DKI 2012.
Ia memimpin pergerakan hukum
untuk pasangan Anies-Sandi di 2017.
Hingga akhirnya, ia menjadi
tameng hukum utama bagi Prabowo Subianto dalam berbagai ajang Pilpres.
Menjadi Nakhoda Hukum dan
Keamanan
Kini, gelar Doktor Ilmu Hukum
dari Universitas Sebelas Maret (UNS) telah tersemat di namanya. Amanah yang ia
emban pun tak main-main. Sebagai Ketua Komisi III, ia membawahi urusan Hukum,
HAM, dan Keamanan.
Ia kini bermitra langsung dengan
lembaga-lembaga raksasa seperti Polri, Kejaksaan Agung, hingga KPK. Dari
seorang demonstran yang pernah diamankan petugas, kini ia menjadi sosok yang
ikut menentukan arah kebijakan keamanan dan penegakan hukum di tanah air.
Kisah Habiburokhman adalah
pengingat bahwa konsistensi dan pendidikan mampu membawa seseorang dari jalanan
menuju puncak kekuasaan. Dari "musuh" aparat, kini menjadi mitra
strategis negara.
*Wikipedia
#DPRRI #KomisiIII #Aktivis98 #Reformasi98 #PolitikIndonesia
Simbol Keberanian Aktivis Reformasi: Kisah Yeni Rosa Damayanti, Dari Jeruji Penjara Hingga Pengasingan di Belanda.
Di era 90-an, ketika suara
kritis sering kali dibungkam dengan kekerasan, muncul seorang mahasiswi yang
dengan lantang menantang kekuasaan. Yeni Rosa Damayanti adalah sosok aktivis perempuan
yang keberaniannya melegenda; ia tidak hanya berdemo di jalanan, tetapi berani
menuntut pertanggungjawaban penguasa tertinggi negara di saat risiko yang
dihadapinya adalah nyawa atau kebebasan.
Titik awal kariernya sebagai
pejuang demokrasi dimulai dari bangku kuliah dan keterlibatannya dalam gerakan
mahasiswa. Lahir pada tahun 1968, Yeni menempuh pendidikan di Fakultas Biologi
Universitas Nasional (Unas), Jakarta. Ia mengawali pengabdiannya di dunia
pergerakan melalui LSM PIJAR. Namanya mengguncang publik pada tahun 1993 ketika
ia dengan berani menuntut MPR untuk menyeret Soeharto ke Sidang Istimewa.
Akibat keberanian yang dianggap "terlalu maju" pada zamannya itu,
Yeni harus mendekam di penjara selama satu tahun.
Titik balik yang menguji
keteguhan imannya terhadap demokrasi terjadi saat ia dipaksa hidup dalam
pengasingan di luar negeri. Setelah bebas dari penjara, ia melanjutkan studi ke
Belanda untuk mendalami Women & Development Studies. Namun, aktivitasnya
yang tak henti menyuarakan reformasi membuat pemerintah Orde Baru gerah;
paspornya tidak diperpanjang oleh KBRI, membuatnya terdampar sebagai pelarian
politik yang tidak bisa pulang ke tanah air. Baru setelah rezim Soeharto
tumbang pada Mei 1998, ia mendapatkan haknya kembali dan pulang ke Indonesia
disambut sebagai pahlawan oleh rekan-rekan seperjuangannya.
Kisah Yeni Rosa Damayanti adalah
pengingat bahwa demokrasi yang kita nikmati hari ini dibayar dengan pengorbanan
masa muda para aktivis. Dari seorang mahasiswi yang dipenjara karena prinsipnya,
ia bertransformasi menjadi ikon perlawanan yang membuktikan bahwa kebenaran
tidak bisa selamanya diasingkan./Pitluk
Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia - "Yeni Rosa
Damayanti"
#Aktivis98 #Reformasi #SejarahIndonesia #LSMPIJAR #PejuangDemokrasi #TokohPerempuan #InspirasiAktivis #OrdeBaru #PergerakanMahasiswa
DEKLARASI JAWA TIMUR BERSINAR, KOMITMEN BERSAMA PERANGI NARKOBA HINGGA PEDESAAN
Jawa Timur - BNN didukung
Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) serta Pemerintah
Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Deklarasi Jawa Timur Bersinar (Bersih
Narkoba), pada Jumat (13/2). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Budaya
Kompleks Balai Pemuda, Surabaya, ini menjadi langkah strategis guna mempercepat
terwujudnya lingkungan masyarakat yang bersih dari narkoba di wilayah Jawa
Timur.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto,
dalam sambutannya menyoroti pergeseran pola peredaran narkoba yang kini tidak
hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi juga perdesaan. Namun menurutnya
banyak masyarakat di perdesaan yang tidak menyadari masuknya narkoba karena
informasi-informasi yang menyesatkan yang disebarluaskan oleh para bandar.
“Sekarang narkoba tidak hanya di
perkotaan tetapi sudah masuk ke desa-desa karena peluang di desa cukup besar,
ada pertanian, pertambangan, dan lain-lain", ungkapnya.
Oleh karenanya, Ia menegaskan
pentingnya aksi nyata agar deklarasi ini tidak hanya sebuah euforia seremonial.
Kepala BNN RI berharap deklarasi ini bukan sekedar program ataupun slogan,
tetapi harus ditindaklanjuti dengan implementasi berbagai upaya konkret dalam
mencegah masyarakat dari kejahatan narkoba.
“Kita jangan euforia dengan
deklarasi saja, karena yang paling penting adalah langkah konkret pencegahan
kepada masyarakat desa yang merupakan komunitas terdepan,” ujarnya seraya
menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Desa terhadap program-program
BNN.
Sejalan dengan Kepala BNN RI,
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, dalam kesempatan tersebut menekankan
pentingnya pembangunan desa sebagai benteng utama menghadapi ancaman narkoba.
Ia menyebut penguatan ekonomi desa, termasuk melalui program desa ekspor, dapat
mendorong kemandirian finansial masyarakat.
“Dengan kemampuan finansial yang
baik, masyarakat desa tidak akan mudah tergoda dengan bisnis narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa
Timur, Khofifah Indar Parawansa yang memimpin deklarasi anti narkoba menegaskan
urgensi kolaborasi lintas sektor dan langkah mitigatisi yang serius dalam
mengatasi masalah narkoba. Ia mengingatkan bahwa menyongsong Indonesia Emas
membutuhkan kesiapsiagaan sejak dini.
“Mari jaga semangat menjaga desa
yang bersih narkoba, karena Kita harus sehat jasmani dan rohani,” pungkasnya.
Atas dukungan dan komitmen terhadap upaya mewujudkan Indonesia Bersinar, dalam kesempatan tersebut Kepala BNN RI memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur dan Menteri Desa PDT. Selain itu, dalam gelaran tersebut juga diserahkan penghargaan kepada para pemenang lomba Desa/Kelurahan Bersinar pada Jatim Award 2025 yang diselenggarakan oleh BNN Provinsi Jawa Timur.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Jumat, 13 Februari 2026
Tetap Semangat Untuk seluruh Petugas UPS Badan Air DLH DKI Jakarata! Pantang Pulang Sebelum Bersih!
Pejuang
Lingkungan Hidup Melindungi Sungai dan Kali dari sampah dan Limbah.
#JagaJakarta
#BadanAirJakarta #DLHDKIJakarta
Kemenko Polkam Menyelenggarakan Rakor Identifikasi Permasalahan dan Isu Strategis Kerja Sama Multilateral di Bidang Pertahanan dan Keamanan
Polkam, Bandung - Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi II
Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri menggelar Rapat Koordinasi untuk
mengidentifikasi permasalahan dan isu strategis dalam kerja sama multilateral di
bidang pertahanan dan keamanan. Rakor yang digelar di Bandung, Jumat
(13/2/2026) dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Multilateral Kemenko
Polkam, Adi Winarso.
Sejumlah isu dan permasalahan
yang dibahas antara lain menyangkut kerja sama penanggulangan terorisme
regional dan internasional, keamanan siber, hingga misi pemeliharaan perdamaian
salah satunya Internasional Stabilization Force (ISF). Adi Winarso mengatakan,
dinamika global saat ini menunjukkan kompleksitas yang memerlukan perhatian serius
dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Sebagai negara yang aktif
dalam diplomasi multilateral, kita memegang peran penting dalam mempromosikan
keamanan dan perdamaian dunia. Kemenko Polkam, sebagai koordinator bidang
Politik dan Keamanan perlu memastikan keselarasan langkah dan peran Indonesia
di kancah global," tutur Adi Winarso saat membuka acara.
Melalui Rakor ini, diharapkan
bisa diperoleh sejumlah hasil dalam penanganan kerja sama multilateral di
bidang pertahanan dan keamanan. Antara lain pembaruan informasi, identifikasi
tantangan dan peluang, hingga pemetaan pertemuan-pertemuan internasional
penting di tahun 2026 yang butuh perhatian khusus. Diharapkan, Rakor ini juga
bisa menjadi sarana untuk mengidentifikasi potensi kolaborasi antara Kemenko Polkam
dengan lembaga lain, hingga merumuskan langkah koordinasi dan kolaborasi
efektif antar lembaga dalam menangani isu dan permasalahan yang tengah
berkembang.
"Saya harap diskusi hari
ini menghasilkan rumusan kebijakan yang konkret untuk memperkuat posisi
diplomasi Indonesia. Sinergi antar-instansi adalah kunci agar kita tidak hanya
menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam proses pembentukan norma
global di bidang kerja sama pertahanan dan keamanan," kata Adi Winarso.
Rakor ini menghadirkan empat
narasumber yang memberikan pemaparan berdasarkan masing-masing tugas dan
kapasitasnya. Sekretaris Dirjen Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan,
Brigjen TNI M Nafis, memaparkan perkembangan pertahanan nasional dan kesiapan
Indonesia untuk ISF; sementara Sandiman Ahli Utama Badan Siber dan Sandi Negara
(BSSN), Dwi Kartono membahas perkembangan isu kerja sama keamanan siber.
Selain itu, Direktur Kerja Sama
Regional dan Multilateral pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),
Dionisius Elvan Swasono memberi pemaparan terkait penanggulangan isu dan kerja
sama penanggulangan terorisme regional dan internasional; serta Direktur
Pembinaan Operasi di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Kolonel
Untung Prayitno membahas perkembangan dan evaluasi misi pemeliharaan
perdamaian.
Sejumlah perwakilan lembaga lain juga hadir sebagai peserta rakor, mulai dari kalangan pemerintahan, akademisi, hingga BUMN yang terkait dengan pertahanan dan keamanan.
*Kemenko Polkam RI/BINs
Kamis, 12 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Persatuan Farmasi Indonesia
Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan
farmasi Indonesia atas dedikasi dan pengabdian dalam meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat serta mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Bersama, kita wujudkan pelayanan kesehatan yang
profesional, berintegritas, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Bersih
Narkoba.
#HariPersatuanFarmasiIndonesia
Biro Humas dan Protokol BNN
-
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan The Partnership Building Of Divkum Polri PEMBINA Irjen.Pol. DR. Asep J Ahmadi, SH,...
-
Kota Solo salah satu jantung pusat budaya jawa yang dikelilingi oleh daerah – daerah situs sakral peninggalan kerajaan – kerajaan be...







.jpg)


