Bhayangkara Indonesia News
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan
Sabtu, 21 Maret 2026
Jumat, 20 Maret 2026
Chun Yun Mudik Gaya China Saat Imlek
Perjalanan pulang ke kampung
halaman menjelang hari raya identik dengan Indonesia. Setiap tahun jutaan orang
meninggalkan kota-kota besar menuju daerah asal untuk berkumpul dengan
keluarga. Pola mobilitas serupa ternyata muncul di sejumlah negara lain. Momentum
keagamaan atau festival tradisional sering memicu arus perjalanan besar dalam
waktu singkat.
Mudik Chun Yun
China memiliki salah satu mobilitas pulang kampung
terbesar di dunia saat perayaan Tahun Baru Imlek. Periode ini dikenal sebagai
Chunyun, musim perjalanan yang berlangsung beberapa minggu di sekitar
pergantian tahun lunar. Jutaan pekerja migran yang bekerja di kota besar
kembali ke daerah asal.
Perayaan Imlek sendiri berlangsung selama 15 hari
dan berakhir dengan festival Cap Go Meh. Rumah-rumah dihias dengan lentera
merah dan gulungan kaligrafi yang dipercaya membawa keberuntungan. Barongsai,
pembagian angpao, serta jamuan keluarga menjadi bagian penting dari rangkaian
perayaan.
Arus perjalanan saat Imlek melibatkan hampir
seluruh moda transportasi. Kereta cepat, pesawat, hingga jalan tol mengalami
lonjakan penumpang. Mobilitas ini sering dianggap sebagai migrasi tahunan
terbesar di dunia.
China juga memiliki populasi Muslim sekitar 18
juta orang. Komunitas tersebut banyak berada di wilayah Xinjiang dan Yunnan.
Meski perayaan Idul Fitri tetap dijalankan, skala perjalanan terbesar tetap
terjadi pada periode Imlek.
*CNBC
Kamis, 19 Maret 2026
Selamat Hari Raya Nyepi 2026 Tahun Saka 1948 | 19 Maret 2026
Di momen suci ini, mari kita sejenak hening untuk
refleksi diri, menyucikan pikiran, serta memperkuat harmoni dengan sesama dan
alam semesta.
“Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni,
Indonesia Maju”
Semoga keheningan Nyepi membawa kedamaian,
keseimbangan, dan harapan baru bagi kita semua.
#HariRayaNyepi
Biro Humas dan Protokol BNN
Rabu, 18 Maret 2026
BNN MUSNAHKAN 35 KG BARANG BUKTI NARKOTIKA HASIL UNGKAP KASUS DI BANDARA DAN CLANDESTINE LABORATORY DI BALI
Jakarta, 17 Maret 2026
Badan Narkotika Nasional (BNN)
menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana narkotika di Lapangan
Parkir BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (17/3). Total barang bukti yang
dimusnahkan adalah sebanyak 34.211, 96 gram, dengan rincian 27.729,86 gram sabu;
1.829 gram ekstasi (3.916 butir); mephedrone padatan 643,6 gram; mephedrone
cairan 7.247 milliliter; prekursor cairan 24.722 milliliter; bahan kimia
padatan 4.009,5 gram; dan bahan kimia cairan 198.129 milliliter.
Barang bukti yang dimusnahkan
oleh BNN sebagian besar merupakan hasil ungkap kasus melalui jalur udara yang
berhasil dideteksi oleh Tim BNN bersama Bea dan Cukai serta petugas di Bandara
Soekarno-Hatta, Banten. Dari operasi ini diamankan 11 orang yang membawa sabu
dari Pulau Sumatera menuju timur Indonesia seperti Lombok dan Sulawesi.
Selain itu, BNN berhasil
membongkar praktik clandestine laboratory yang dikelola oleh dua warga negara
asing (WNA) asal Rusia. Pelaku diduga memproduksi narkotika sintetis jenis
mephedrone.
Dari aksi yang dilakukan oleh
Tim BNN, ini merupakan komitmen pemerintah Indonesia dalam memberantas
peredaran narkotika di Tanah Air, baik yang dilakukan melaluidi udara maupun di
perbatasan, mengingat semakin kompleksnya modus operandi jaringan internasional
narkotika yang masuk ke Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan lewat
pencegahan dan pemberantasan guna menciptakan masyarakat yang bersih dari
pengaruh narkotika.
Dalam hal ini BNN mengimbau
seluruh lapisan masyarakat agar berperan aktif dalam upaya memerangi narkoba,
dimulai dari menjaga lingkungan keluarga dan komunitas, mendukung program
edukasi anti-narkotika, hingga melaporkan setiap ada indikasi penyalahgunaan
dan peredaran gelap narkotika melalui kanal resmi, seperti menghubungi Call
Center 184. Dengan partisipasi masyarakat, perang melawan narkoba akan lebih
efektif, demi menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
Berikut kronologis pengungkapan
sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan 13 tersangka:
LKN/0006
Berdasarkan informasi dari
petugas Bea dan Cukai Pasar Baru Jakarta Pusat, pada Rabu 18 Februari 2026,
terdapat sebuah paket diduga berisi narkotika. Dalam hal ini BNN bersama Bea
dan Cukai melakukan penelitian, bahwa paket tersebut berisi narkotika jenis
MDMA (ekstasi).
Petugas kemudian melakukan control
delivery menuju alamat tujuan di Kampung Cibatu, Cikarang Selatan. Pada Kamis
(19/2), sekitar pukul 22.25 WIB, Tim Gabungan menangkap AZ di sebuah kontrakan
saat mengambil paket tersebut. Ketika dibuka paket itu berisi enam bungkus
plastik yang diduga kuat mengandung ekstasi.
Dari hasil interogasi, pelaku
mengaku diperintah oleh seorang pria berinisial AFAM, yang merupakan warga
negara asing dan diduga bagian dari jaringan internasional.
Adapun perbuatan tersangka AZ
dihadapkan dengan jeratan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap
narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1)
Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subsider Pasal 609 ayat (2)
huruf a Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah
dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132
ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman
hukuman penjara seumur hidup.
LKN/0007
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, di
Bandara Soekarno-Hatta, Petugas BNN melakukan penangkapan terhadap dua orang
pria SF dan JF yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Secara rinci, SF
membawa barang haram tersebut seberat 2.001,54 gram, sedangkan JF menguasai
2.003,20 gram.
Dari hasil interogasi, kedua
pelaku mengaku mendapat perintah oleh PTR untuk membawa sabu ke Banjarmasin,
Kalimantan Selatan. Selanjutnya SF dan JF diamankan Petugas BNN beserta barang
bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Kedua tersangka didakwa dalam
Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU No. 1 Tahun
2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal132
ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2)
huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang
Penyesuaian Pidana Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika.
LKN/0008
Pada 28 Februari 2026, Petugas
BNN berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai bersama Avsec Bandara
Soekarno-Hatta melakukan penangkapan terhadap seorang pria dengan inisial BK
yang kedapatan membawa koper berisi sabu, terdiri delapan bungkus plastik
bening dengan berat 2.027,32 gram.
Dari hasil interogasi, BK
mengaku mendapatkan perintah dari DT untuk mengambil dan membawa sabu yang akan
diterbangkan ke Lombok (NTB) tersebut. Tersangka pun diamankan Petugas BNN
untuk dilakukan proses lebih lanjut.
BK didakwa dengan Pasal 14 ayat
(2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Jo UU No.1 Tahun 2023 tentang
KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan atau Pasal 609 ayat
(2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang
Penyesuaian Pidana.
LKN/0009
Berdasarkan informasi dari
masyarakat pada Rabu 4 Maret 2026, diduga akan ada kurir terbang dari Medan ke
Jakarta. Tim BNN melakukan koordinasi dengan Petugas Bandara Soekarno-Hatta
(Avsec) yang kemudian mengamankan dua pelaku MA dan MS.
Ketika digeledah, didapatkan
1.995 gram sabu di dalam koper milik MS, dan 2.000 gram sabu milik MA. Barang
bukti dan tersangka akhirnya dibawa ke kantor BNN untuk diproses pemeriksaan
penyidikan lebih lanjut.
Atas tindakannya, kedua pelaku
didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun
2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No.1 Tahun
2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal
132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No.1 Tahun 2023
tentang KUHP Jo. UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
LKN/0010
Dari informasi masyarakat bahwa
akan ada kurir dari Medan menuju Kendari, Sulawesi Tenggara, yang transit di
Bandara Soekarno-Hatta membawa narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman
jenis sabu. Petugas BNN bersama petugas bandara (Avsec) menangkap seorang pria
berinisial MB pada 4 Maret 2026 pukul 11.45 WIB.
Saat dilakukan penggeledahan,
ditemukan 1 tas koper yang berisi paket kristal putih dengan berat 2.025 gram.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk proses
pemeriksaan penyidikan lebih lanjut.
Atas tindakan tersebut pelaku
didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun
2009 tentang Narkotika Jo. UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No 1 Tahun
2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal
132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023
tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
LKN/0011
Pada 4 Maret 2026, pukul 14.40
WIB, Tim BNN dengan Petugas Bandara Soekarno-Hatta mencurigai penumpang yang
diduga membawa narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan profiling, diamankan
pria berinisial RM yang membawa koper berisi sabu yang disembunyikan di lipatan
kaos dan celana. Barang bukti yang diamankan memiliki berat 1.993 gram.
Usai diinterogasi, RM mengaku
mendapatkan perintah dari seorang berinisial AL yang berada di Banda Aceh.
Barang bukti dan tersangka kemudian dibawa ke kantor BNN untuk penyidikan lebih
lanjut.
Dari tindakan tersebut pelaku
didakwa dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun
2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun
2026 tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo. Pasal
132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023
tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
LKN/0012
Berdasarkan informasi dari
masyarakat, bahwa akan ada kurir yang terbang dari Medan menuju Palangkaraya,
Kalimantan Tengah, transit di Bandara Soekarno-Hatta, Banten. Tim BNN bersama
Petugas Bandara (Avsec) mengamankan pria berinisial JZ yang diketahui di dalam
kopernya terdapat narkotika jenis sabu dengan berat 1.979 gram.
Hasil interogasi petugas, JZ
mengaku mendapatkan perintah dari AL yang berada di Banda Aceh, kemudian tersangka
dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk penyidikan lebih lanjut.
Dari tindakannya pelaku didakwa
dalam primer Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009
tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026
tentang Penyesuaian Pidana. Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Jo.Pasal 132
ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang
KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
LKN/0013
Berdasarkan informasi dari
masyarakat, diduga ada dua orang menjadi kurir dari Kecamatan Siborong-Borong
Sumatera Utara, melalui Bandara Silangit dengan tujuan Utama Kota Palu dengan
transit di Bandara Soekarno-Hatta. Pria berinisial MN dan SF berhasil diamankan
petugas Avsec Bersama Bea dan Cukai pada 4 Maret 2026.
Dari sini Tim BNN melakukan
pemeriksaan dan penggeledahan, didapatkan narkotika jenis sabu di dalam enam
kantong celana panjang yang ada pada MN dengan jumlah 12 bungkus dengan berat
5986,8 gram. Sementara itu, SF diduga membawa satu koper yang didalamnya
terdapat lima kantong celana berisi 12 bungkus sabu dikemas menggunakan plastik
bening seberat 5.986 gram.
Ketika diinterogasi, MN mengaku
diperintahkan oleh BJ (DPO) dan SF dapat instruksi dari AP (DPO) untuk membawa
barang haram itu ke Kota Palu.
Atas tindakannya kedua tersangka
dikenakan Pasal 114 (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132
ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (2)
huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 132 ayat (2) UU No. 35 Tahun
2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dalam UU No. 1 Tahun 2026
temtang Penyesuaian Pidana.
LKN/0014-P2
BNN bersama Bea dan Cukai serta
Imigrasi berhasil membongkar praktik clandestine laboratory milik warga negara
asing (WNA) asal Rusia di wilayah Gianyar, Bali. Operasi ini berlangsung pada
Kamis hingga Jumat (5 s.d. 6 Maret 2026).
Berawal dari pengiriman
paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar,
Bali, pada Januari, dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan
penyelidikan mendalam. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45
WITA, Tim Gabungan berhasil mengamankan seorang wanita berinisial NT yang
berperan memproduksi narkotika jenis Mephedrone yang pekerjaannya dibantu oleh
pria berinisial ST.
Petugas selanjutnya melakukan
penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti
yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna
putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy
growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen
“EA”, botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol “AG+ silver.
Atas perbuatannya kedua
tersangka dikenakan tindak pidana produksi narkotika golongan I, sebagaimana
dimaksud dalam primer Pasal 610 ayat 2 huruf a UU No. 01 Tahun 2023 tentang
KUHP Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No.
01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Subsidair Pasal 609 ayat 2 huruf a UU No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal
132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU No. 01 Tahun 2023
tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Pasal 129 huruf
a dan b Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. UU
No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. UU No. 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian
Pidana.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Selasa, 17 Maret 2026
Pastikan Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Menko Polkam Tinjau Pelabuhan dan Bandara
Polkam, Jakarta – Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.)
Djamari Chaniago melaksanakan peninjauan dan memastikan kesiapan layanan saat
arus mudik lebaran di sejumlah titik transportasi seperti Pelabuhan Tanjung
Priok, Jakarta dan Bandara Udara Soekarno Hatta, Tangerang pada Selasa
(17/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Menko
Polkam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan dari
pemerintah yang mana telah merencanakan sejak lama untuk memberikan layanan
kepada masyarakat saat menjalani mudik lebaran ke kampung halaman.
“Perencanaan ini sudah dilakukan
sejak lama, kami harus memberikan kenyamanan dan keamanan buat masyarakat
Indonesia yang akan pulang mudik. Kewajiban kita sebagai bagian dari
pemerintahan ini, dari negara ini, untuk memberikan sesuatu yang nyaman dan
mengamankan masyarakat kita yang mudik dalam rangka Idul Fitri,” jelas Menko
Polkam Djamari saat dilokasi acara.
Dalam peninjauaannya di
Kolinlamil Tanjung Priok, Menko Polkam melihat dan memeriksa secara langsung
kesiapan KRI BAC-593 yang akan memberangkatkan masyarakat dari Jakarta ke
kampung halaman. Pada kesempatan tersebut, Djamari juga berinteraksi secara
langsung dengan para penumpang KRI.
“Pada saat kami menanyakan
kepada masyarakat kita yang sudah ada di dalam KRI, mereka sangat bahagia
mendapatkan kesempatan untuk pulang kampung melalui KRI ini. Kami juga telah
mengatur kepadatan lalu lintas selama mereka pulang ke Semarang maupun ke
Surabaya, begitu pula sebaliknya saat kembali ke Jakarta,” ungkapnya.
Menko Polkam kemudian
melanjutkan peninjauan ke Bandara Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Di mana,
Djamari langsung menuju Posko Terpadu Terminal 1B untuk melihat bagaimana
proses kesiapan pemberian pelayanan kepada masyarakat di terminal 1, terminal
2, dan terminal 3.
“Jangan sampai frontliner kita
yang ada di sana tidak bisa menjawab apa-apa, kemudian menjawabnya salah.
(pesawat) ini akan delay satu jam, nanti satu jam lagi ga ada lagi. Ini akan
menganggu kepercayaan mereka kepada kita, ini adalah tanggung jawab kita,”
terangnya.
Menko Polkam berpesan kepada
para petugas pelayanan di Bandara untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan
keamanan kepada masyarakat. Berikan informasi kepada pemudik yang cepat dan
tepat karena ini semua merupakan kewajiban pemerintah untuk bersama-sama
memberikan pelayanan terbaik selama mudik lebaran.
“Itu semua kewajiban kita,
sekali lagi ini bukan satu pekerjaan yang lebih dari kebiasaan, ini justru
pengabdian kita kepada bangsa ini, kita tunjukkan kepada rakyat kita ini bahwa
pemerintah negara hadir bersama mereka. Oleh karena itu saya katakan jangan
lengah, jangan bosan, jangan lelah, sekali kita mengatakan lelah akan lengah,
begitu lengah kita sudah lalai, kecelakaan akan terjadi. Percuma yang telah
kita lakukan ini,” tegasnya pada petugas pelayanan di Bandara Soetta.
Selanjutnya, Menko Polkam secara
langsung meninjau bagaimana proses pelayanan di Terminal 3 Soekarno Hatta.
Selain berinteraksi dengan petugas pelayanan, Djamari juga berbincang dengan
para calon penumpang yang akan kembali ke kampung halaman.
Selama kegiatan ini Menko Polkam
didampingi oleh Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi I/Poldagri
Mayjen TNI (purn.) Heri Wiranto, Deputi III/Hanneg Kesbang Mayjen TNI Purwito
Hadi Wardhono, Deputi IV/Kamtibmas Irjen Pol Desman S. Tarigan, Deputi
V/Kominfo Marsda TNI Eko Dono Indarto, dan Staf Khusus Menko Polkam Jan
Sembiring.
*Humas Kemenko Polkam RI
Kapolres Jembrana Memberikan Arahan Kondusif Terkait Truk Yang Menerobos Jalur
Gilimanuk, Jembrana – Terjadi pemaksaan kendaraan truk di pintu masuk Cargo yang mencoba menerobos melalui jalur yang tidak seharusnya, sebagai kantong parkir yang sudah di sediakan petugas sebagai rekayasa arus Mudik. Kejadian ini akhirnya menarik perhatian masyarakat sekitar pintu masuk cargo dan polisi akhirnya mencoba memberikan arahan dan melakukan pemahaman bahwa upaya yang dilakukan oleh supir truk tersebut menyalahi aturan karena memang keadaan sedang crowded karena memang sedang suasana menjelang lebaran. Akhirnya Kapolres Jembrana AKBP.Kadek Citra Suparwati,SH,SIK,MH, dapat membuat keadaan kondusif kembali.
*Onki BINs
KUNJUNGAN KAPOLDA BALI DI POS PELAYANAN DAN POS TERPADU PENGAMANAN IDUL FITRI 2026 GILIMANUK KABUPATEN JEMBRANA.
Jembrana - Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K.,
M.Si., melaksanakan pengecekan arus lalu lintas mudik 2026 dan pengecekean
kesiapsiagaan personel di Pos Pelayanan dan Pos Terpadu Idul Fitri 2026 di
Gilimanuk, Jembrana, Bali. (17/03/2026).
Kedatangan Kapolda Bali ini bertujuan untuk mengecek penyebab
terjadinya kemacetan dan kesiapan personel yang tergelar dalam melaksanakan
pengamanan arus lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 H.
Setibanya di Gilimanuk Kapolda Bali langsung mengarah ke Pos
Pelayanan di terminal Cargo Gilimanuk untuk menerima paparan dari Kapolres
Jembrana terkait rekayasa lalu lintas yang dilakukan guna mengurai kepadatan
volume kendaraan di Jembrana. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecekan Posko
Terpadu di pelabuhan Gilimanuk.
Dalam kunjungannya Bapak Kapolda Bali berharap pelaksanaan
pengamanan hari raya baik itu Nyepi dan Idul Futri 1447 H. dapat berjalan
lancar dan dapat berjalan sesuai rencana.
Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K.,
M.Si., melaksanakan pengecekan arus lalu lintas mudik 2026 dan pengecekean
kesiapsiagaan personel di Pos Pelayanan dan Pos Terpadu Idul Fitri 2026 di
Gilimanuk, Jembrana, Bali. (17/03/2026)
Kedatangan Kapolda Bali ini bertujuan untuk mengecek penyebab
terjadinya kemacetan dan kesiapan personel yang tergelar dalam melaksanakan
pengamanan arus lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 H.
Setibanya di Gilimanuk Kapolda Bali langsung mengarah ke Pos
Pelayanan di terminal Cargo Gilimanuk untuk menerima paparan dari Kapolres
Jembrana terkait rekayasa lalu lintas yang dilakukan guna mengurai kepadatan
volume kendaraan di Jembrana. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecekan Posko
Terpadu di pelabuhan Gilimanuk.
Dalam kunjungannya Bapak Kapolda Bali berharap pelaksanaan
pengamanan hari raya baik itu Nyepi dan Idul Futri 1447 H. dapat berjalan
lancar dan dapat berjalan sesuai rencana.
Pejabat yang hadir:
Kunjungan Kapolda Bali (Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K.,
M.Si.), yang didampingi
* Pangdam IX/ Udayana (Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H.),
* Inspektur Basarnas (Brigjen I Nyoman Parwita),
* Ka Basarnas Prov. Bali (I Nyoman Sidakarya, S.H.)
- Bupati Jembrana diwakili Wakil Bupati Jembrana (Gede Ngurah
Patriana Krisna, S.T., M.T.)
- Karo Ops Polda Bali (Kombes Pol Soelistijono S.I.K., M.H.)
- Dirlantas Polda Bali (Kombes Pol Turmudi, S.I.K.)
- Kapolres Jembrana (AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H.,
S.I.K., M.I.K.)
- Dandim 1617/Jembrana (Letkol Inf. S.Y. Gafur Thalib,
S.I.P., M.Si.)
- Danyonif 741/GN (Letkol Inf Ade Mufti Kusuma, S.I.P.,
M.I.P.)
- Wakapolres Jembrana (Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H.)
- Para PJU Polres Jembrana
- Donyon C Pelopor Gilimanuk (Kompol I Nyoman Supartha
Wiryadarma, S.H.)
- Para PJO Ops Ketupat Agung-2026
- Kasat Pol PP Kab. Jembrana (I Ketut Eko Susila Artha
Permana, S.E., M.Si.)
- Kadis PUPR dan Perhubungan Kab. Jembrana (I Wayan Sudiarta,
S.P., M.Si.)
- Kabid BPBD Kab. Jembrana (I Nyoman Winata, S.T.)
- Manager Usaha PT ASDP Gilimanuk (Didi Juliansyah)
- Danpos TNI AL Gilimanuk (Lettu Laut Yuli Prasetyo, A. MD.)
- Kepala BMKG Kab. Jembrana
- Wasatpel Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk (I Nyoman
Mahardika)
- KSOP Gilimanuk (I Made Oka, S.H., M.H.)
- Wasatpel UPPKB Сеkik (I Made Ria Fran Dharma Yudha, S.T.)
- Kepala BBKK Denpasar Wilker Gilimanuk (Fajar Isnaini, SKM)
- Camat Melaya (I Putu Gde Oka Santhika, SSTP)
- Lurah Gilimanuk (Ida Bagus Toni Wirahadi Kusuma, S.E.,M.M.)
*Onki BINs
Minggu, 15 Maret 2026
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI
Jakarta - Sekretaris Utama
(Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, menghadiri acara Buka Puasa Bersama
TNI-Polri Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara
Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/3). Kegiatan ini menjadi momentum
penting dalam mempererat tali silaturahmi antarinstansi penegak hukum dan
keamanan negara.
Acara yang mengusung tema
"Puasa Meningkatkan Keimanan, Ketakwaan, dan Sinergitas" ini dihadiri
oleh jajaran petinggi TNI dan Polri. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri
memberikan sambutan hangat yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas
sektoral dalam menjaga stabilitas nasional, terutama di bulan suci Ramadan.
Selain sebagai ajang
silaturahmi, acara ini diisi dengan berbagai agenda religius dan sosial, di
antaranya pembacaan ayat suci Al-Qur’an, santunan anak yatim, serta ceramah
agama, dan doa bersama.
Kehadiran Sestama BNN RI dalam
agenda ini menegaskan komitmen BNN untuk terus berjalan beriringan dengan TNI
dan Polri, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi kondusif di seluruh
wilayah Indonesia. Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi doorstop bersama
awak media pasca berbuka puasa bersama.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Tim Supervisi Mabes Polri Kunjungi Terminal Cargo Dan Pelabuhan ASDP Gilimanuk
Gilimanuk, Jembrana - Wakapolda Bali Brigjen pol. I Made
Astawa, S.I.K., menghadiri kegiatan pengecekan dan peninjauan arus mudik dalam
Rangkah perayaan Idul Fitri 1447 H di Pos Pelayanan terminal Cargo dan
Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Minggu (15/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Direktur Samapta Korsabhara
Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., Kapolres
Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H.,S.I.K.,M.I.K., Danyon C
Pelopor, Kompol I Nyoman Supartha Wiryadarma, S.H., guna memastikan kesiapan
pengamanan serta kelancaran arus mudik bagi masyarakat yang akan menyeberang
melalui pelabuhan Gilimanuk.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polda
Bali, dan Polres Jembrana.
Melalui kegiatan ini di harapkan seluruh rangkaian arus mudik
dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat
melaksanakan perjalanan mudik dengan nyaman.
Mudik aman keluarga bahagia
*Onki BINs
Cuaca Panas Dan Berdebu Di Terminal Cargo Gilimanuk Brimob Lakukan Penyiraman
Gilimanuk - Suasana antrean pemudik di Terminal Cargo tampak
lebih nyaman setelah Brimob Gilimanuk melakukan penyiraman area menggunakan
mobil AWC. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi debu dan menurunkan
suhu di sekitar lokasi antrean yang dipadati para pemudik. Kegiatan ini juga
bersamaan PAM Mudik Lebaran Polres Jembrana yang dipimpin Kapolres Jembrana AKBP.Kadek
Citra Dewi Suparwati, S.H.,S.I.K.,M.I.K. ( 15/3 )
Penyiraman dilakukan secara berkala oleh petugas di sejumlah
titik area terminal cargo, khususnya di jalur antrean kendaraan dan penumpang.
Dengan disiramnya permukaan jalan, debu yang biasanya beterbangan dapat
diminimalisir sehingga para pemudik merasa lebih nyaman saat menunggu giliran
keberangkatan.
Komandan Brimob Kompol I Nyoman Supartha WD, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang harus menunggu dalam waktu cukup lama. Selain menjaga kebersihan lingkungan, penyiraman juga membantu menciptakan suasana yang lebih sejuk di tengah padatnya aktivitas di terminal.
Para pemudik menyambut baik langkah tersebut. Mereka mengaku
merasa lebih nyaman karena debu tidak lagi beterbangan dan kondisi lingkungan
menjadi lebih bersih.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan para pemudik dapat
menjalani proses antrean dengan lebih tertib, aman, dan nyaman hingga tiba
waktunya untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
*Onki / Aank /BINs
Sabtu, 14 Maret 2026
Resmikan 104 Huntap di Aceh Utara, Menko Polkam Tegaskan Negara Hadir Membantu Rakyat
Polkam, Aceh Utara – Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago
secara resmi menyerahkan bantuan 104 unit rumah hunian tetap (Huntap) bagi
masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Aceh Utara. Penyerahan dilakukan
di kompleks hunian tetap Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh
Utara, Sabtu (14/3/2026).
Hunian tetap tersebut dibangun
oleh Kemenko Polkam bekerja sama dengan pemerintah daerah serta didukung unsur
TNI, Polri, dan berbagai pihak lainnya. Kompleks hunian seluas 22.400 meter
persegi ini terdiri dari 106 bangunan, yaitu 104 unit rumah, serta satu masjid
dan satu balai pertemuan sebagai fasilitas sosial bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Menko Polkam
menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan bukti nyata kehadiran
negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga menyampaikan
bahwa pembangunan kawasan hunian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu
relatif singkat, yakni 35 hari, terhitung sejak bahan material debarkasi dari
Pelabuhan Belawan, sehingga warga dapat segera kembali hidup layak dan menata
kehidupan mereka.
“Kita patut bersyukur atas
kelancaran pembangunan ini. Perjalanan hingga rumah-rumah ini berdiri tidak
lepas dari pertolongan Allah SWT. Karena itu, marilah kita mensyukuri nikmat
ini dengan menjaga dan memanfaatkan rumah ini sebaik-baiknya,” ujar Menko
Polkam di hadapan warga penerima manfaat.
Menko Djamari juga mengingatkan
agar warga menjaga hunian dan seluruh fasilitas yang telah dibangun agar tetap
bersih dan nyaman. Menurutnya, rumah yang dibangun dengan struktur bongkar
pasang tersebut memiliki kemudahan dalam perawatan, sehingga warga hanya perlu
menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan.
“Silakan dijaga dengan baik.
Rumah ini dirancang agar mudah dirawat, sehingga yang terpenting adalah menjaga
kebersihan dan kerapihannya agar tetap nyaman dihuni,” ujarnya.
Selain menjaga fasilitas fisik,
Menko Polkam juga berpesan agar warga menjaga kerukunan sosial di lingkungan
hunian baru tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk terus memperkuat
kebersamaan dan saling membantu sebagai sesama tetangga.
“Titip juga untuk menjaga
kerukunan. Kita semua memiliki kewajiban untuk saling berbuat baik dengan
tetangga dan menjaga kebersamaan di lingkungan ini,” kata Menko Polkam.
Menko Polkam turut menyampaikan
apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai unsur pemerintah
dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan hunian tetap
tersebut. Ia menilai keberhasilan pembangunan ini merupakan hasil dari kerja
sama dan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.
Hunian yang diberikan kepada
warga merupakan rumah tipe 36 dengan ukuran bangunan 6 x 6 meter dan biaya
pembangunan yang dinilai cukup efisien. Setiap rumah dilengkapi ruang tengah,
dua kamar tidur, serta satu kamar mandi, dan diserahkan dalam kondisi telah
dilengkapi perabotan rumah tangga seperti sofa, meja tamu, televisi, rak TV,
meja dan kursi makan, lemari dapur, kompor beserta tabung gas, dua tempat
tidur, serta dua lemari pakaian. Rumah juga dilengkapi sumur, pompa air, dan
jaringan listrik 900 VA.
Untuk fasilitas umum berupa
masjid dan balai pertemuan, Kemenko Polkam turut melengkapinya dengan sound
system, karpet, serta inventaris Al-Qur’an. Selain itu, setiap rumah juga
menerima Al-Qur’an dan perlengkapan salat untuk menunjang kegiatan ibadah
warga.
Guna membantu kebutuhan air
minum masyarakat, Kemenko Polkam juga menyiagakan satu unit mobil penjernih air
yang dilengkapi mesin penyaring sehingga air yang sebelumnya tidak higienis
dapat diproses menjadi layak pakai bahkan dapat diminum.
Program pembangunan hunian tetap
ini diinisiasi oleh Kemenko Polkam sebagai stimulus bagi berbagai unsur
pemerintah dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menguatkan komutmen
pengabdian dan melakukan aksi nyata dalam membantu masyarakat terdampak
bencana.
Pada kesempatan tersebut, Menko
Polkam juga menyerahkan lima ekor sapi kepada masyarakat untuk perayaan
Meugang, tradisi masyarakat Aceh yang dilakukan dengan memasak daging sapi atau
kerbau untuk disantap bersama keluarga dan masyarakat menjelang hari besar
keagamaan seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Iduladha.
Salah satu warga penerima hunian
tetap, Afreza, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia merasa
bahagia karena dapat kembali merayakan Hari Raya Idulfitri di rumah sendiri
setelah sebelumnya harus mengungsi akibat bencana.
“Alhamdulillah, kami sangat
berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan hunian tetap
ini, sehingga kami bisa merayakan Idulfitri di rumah sendiri dan tidak lagi
tinggal di pengungsian yang serba terbatas,” ujar Afreza.
Hal senada juga disampaikan oleh
warga penerima bantuan huntap lainnya, Ratna Idris, yang secara khusus menerima
bantuan mesin jahit untuk melanjutkan usahanya sebagai penjahit yang sebelumnya
terhenti karena mesin jahitnya hilang saat banjir. “Saya berterima kasih kepada
pemerintah yang telah membantu kami dengan rumah yang lengkap dengan
perabotannya, termasuk mesin jahit untuk melanjutkan usaha saya,” ujar Ratna.
Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto yang turut hadir mengatakan
bahwa pembangunan Huntap untuk korban bencana ini merupakan kolaborasi lanjutan
yang diinisiasi Kemenko Polkam. Pasalnya, Kemenko Polkam sudah memberikan
dukungan penuh pada BNPB dalam menangani bencana hidrometeorologi di Pulau
Sumatra, bahkan sejak penanganannya masih berstatus tanggap darurat.
"Sejak awal bencana, ketika
masih tanggap darurat, Kemenko Polkam sudah bersama dengan BNPB, bahkan Kemenko
Polkam memberikan bantuan mobil penjernih air sampai 20 lebih," kata
Suharyanto.
"Huntap dari Kemenko Polkam
ini sangat membantu, apalagi rumah-rumah ini dibangun dengan sangat baik, di
dalamnya sudah lengkap ada perabotan yang cukup bagus, fasilitas umum dan
fasilitas sosialnya juga sudah lengkap," tambah Kepala BNPB.
Dalam kegiatan peresmian ini, Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi sejumlah pejabat. Antara lain Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto; Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah; Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo; Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah; Danrem 011/Lilawangsa, Bupati, Ismail A Jalil beserta Forkopimda Aceh Utara. Sementara dari Kemenko Polkam, turut mendampingi Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan; sejumlah deputi, dan staf ahli Menko Polkam.
*Humas Kemenko Polkam RI/BINs
-
Menjunjung Kebenaran, Keadilan Dan Kemanusiaan The Partnership Building Of Divkum Polri PEMBINA Irjen.Pol. DR. Asep J Ahmadi, SH,...
-
Kota Solo salah satu jantung pusat budaya jawa yang dikelilingi oleh daerah – daerah situs sakral peninggalan kerajaan – kerajaan be...


















