SIARAN PERS NO. 07/SP/HM.01.02/POLKAM/1/2026
Polkam, Jakarta — Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat koordinasi
dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pengukuran
Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Tahun 2025 berlangsung optimal,
objektif, dan akuntabel.
Upaya tersebut mengemuka dalam
Rapat Koordinasi Nasional Mengawal Pelaksanaan Pengukuran IDI Provinsi 2025
yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Rabu
(14/1/2026). Kegiatan ini diikuti Tim IDI Pusat, jajaran Kementerian Dalam
Negeri, serta kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh provinsi.
Asisten Deputi Koordinasi
Demokrasi dan Kepemiluan Kemenko Polkam, Haryadi, mengatakan IDI merupakan
indikator strategis pembangunan politik yang berperan penting dalam perencanaan
pembangunan nasional dan daerah.
“IDI tidak hanya menjadi
indikator pembangunan politik dalam RPJPN dan RPJMN, tetapi juga telah
ditetapkan sebagai Indikator Kinerja Utama gubernur. Karena itu, pengukuran IDI
2025 harus dilaksanakan secara maksimal, objektif, dan bertanggung jawab,” ujar
Haryadi.
Ia menjelaskan, pengukuran IDI
tahun ini dilaksanakan di 38 provinsi, termasuk empat daerah otonomi baru yang
untuk pertama kalinya masuk dalam cakupan pengukuran. Saat ini, tahapan
pengukuran telah memasuki proses verifikasi data dan dokumen di tingkat
provinsi, dengan 20 provinsi telah melengkapi seluruh data yang dibutuhkan.
Haryadi menegaskan, komitmen
seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kualitas hasil
pengukuran IDI di tengah berbagai dinamika yang memengaruhi demokrasi nasional.
“Sinergi antara Kelompok Kerja
IDI Pusat dan Provinsi, serta komitmen unsur sumber data, menjadi faktor utama
agar capaian IDI 2025 sesuai target dan mencerminkan kondisi demokrasi yang
sebenarnya,” katanya.
Tahapan pengukuran IDI
selanjutnya akan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di tingkat
provinsi pada 2–14 Februari 2026, dengan target penyelesaian pengukuran secara
nasional pada Maret 2026.
Kemenko Polkam berharap hasil pengukuran IDI 2025 dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat guna memperkuat demokrasi Indonesia secara berkelanjutan.
*Kemenko Polkam RI/BINs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar