Boyolali - Badan Narkotika
Nasional (BNN) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa berdaya,
aman, dan bebas narkoba pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional yang
diperingati 15 Januari 2026. Puncak peringatan dengan mengangkat tema
"Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia" ini
digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa
Tengah.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto,
hadir bersama sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Desa dan
Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Hukum, Menteri Perdagangan, Menteri
Kelautan dan Perikanan, Kepala BNPT, serta pimpinan tinggi negara lainnya.
Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya sinergi pemerintah pusat dan
daerah dalam membangun desa.
Puncak peringatan Hari Desa
Nasional 2026 secara simbolis dilakukan dengan pelepasan burung merpati oleh
Menteri Desa, para pimpinan kementerian/lembaga, dan kepala daerah sebagai
simbol harapan, persatuan, dan masa depan desa yang berkelanjutan. Pada
kesempatan yang sama, sejumlah penghargaan diberikan kepada pelaku dan
penggerak pembangunan desa.
Dalam momen tersebut, BNN
mendapatkan penghargaan kategori Program Kementerian/Lembaga Berbasis Desa
dengan program Desa Bersih Narkoba dalam Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai
Dari Anak (ANANDA). Program ini diyakini menjadi fondasi dalam mewujudkan
Indonesia yang bersih narkoba dari desa.
"Komunitas terdepan di
Indonesia adalah desa, Kita berharap program ini dapat menyentuh masyarakat
untuk bersama-sama kuat menjaga desa dari narkotika," ujar Kepala BNN RI.
Selain mendapatkan penghargaan,
pada kesempatan tersebut Kepala BNN RI juga dipercaya untuk menyerahkan
penghargaan kepada pemenang lomba kategori Pemuda Pelopor Desa, sebagai bentuk
apresiasi atas kontribusi generasi muda dalam memajukan desa.
“Rekan-rekan muda ini adalah
pemuda pelopor yang diharapkan dapat berkontribusi mengajak masyarakat desa
untuk menjauhi narkoba, karena saat ini narkoba sudah masuk ke desa-desa,
bahkan dalam bentuk liquid, makanan, dan lainnya," jelas Kepala BNN RI.
Ia pun mengajak seluruh perwakilan pemuda desa untuk menjauhi narkoba, menguatkan peran pemuda, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai benteng utama dalam menjaga masa depan Indonesia.
BINs
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar