SIARAN PERS NO.
146/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026
Polkam, Bogor - Kemenko Polkam
RI melalui Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan
Kapasitas Keamanan Siber membahas peran Politeknik Sandi dan Siber Negara
(Poltek SSN) sebagai institusi pendidikan kedinasan yang strategis dalam mencetak
talenta unggul di bidang keamanan siber dan persandian pada (30/04/26) di
Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Asisten Deputi Bidang Koordinasi
Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber, Budi Eko Pratomo,
menegaskan bahwa pengembangan kapasitas SDM merupakan aspek fundamental dalam
membangun ketahanan siber nasional. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM
menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan siber yang kian
kompleks.
“Hasil kunjungan ini diharapkan
dapat menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih
komprehensif guna memperkuat kapasitas SDM keamanan siber nasional,” ujar Budi
Eko Pratomo.
Melalui diskusi, peninjauan
fasilitas, serta pendalaman kurikulum dan program pendidikan, Kemenko Polkam
menggali berbagai praktik terbaik sekaligus mengidentifikasi tantangan dalam
pemenuhan kebutuhan SDM keamanan siber, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Transformasi digital yang
semakin masif menuntut kesiapan SDM yang kompeten dan adaptif untuk menghadapi
dinamika ancaman siber yang terus berkembang,” tambahnya.
Melalui sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan
pemangku kepentingan lainnya, Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat
posisi dan daya saing dalam ekosistem keamanan siber global.
*Humas Kemenko Polkam


Tidak ada komentar:
Posting Komentar