Jumat, 10 April 2026

Pemerintah Catat Keberhasilan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2026

SIARAN PERS NO. 108/SP/HM.01.02/POLKAM/4/2026

Polkam, Depok – Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi pasa Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Brigjen Pol. Dr. Yade Setiawan Ujung, menyatakan bahwa pemerintah mencatat keberhasilan dalam penyelenggaraan pengamanan dan pelayanan transportasi selama arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi Penyelenggaraan Keamanan dan Keselamatan Transportasi Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 di The Margo Hotel, Depok, Kamis (9/4/2026).

Menurut Ujung, capaian tersebut sejalan dengan harapan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago agar seluruh unsur pemerintahan memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang dan pemudik, sekaligus menjamin keamanan mereka sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor yang patut diapresiasi.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan berbagai kementerian dan lembaga terkait, antara lain Astamaops Polri, Asops Panglima TNI, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, perwakilan Ketua Komite Nasional Keamanan Transportasi, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Kakorlantas Polri, PT ASDP Indonesia Ferry, serta unsur teknis lainnya yang terlibat langsung dalam pengamanan dan pelayanan transportasi Lebaran 2026.

Secara umum, pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini berjalan aman, lancar, dan terkendali meskipun mobilitas masyarakat meningkat. Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), total pergerakan masyarakat mencapai 147,55 juta orang. Kenaikan juga terjadi pada penggunaan angkutan umum yang mencapai 23,54 juta penumpang, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik selama periode Lebaran.

Dari aspek keamanan, capaian positif ditunjukkan melalui keberhasilan Operasi Ketupat 2026 yang mampu menekan berbagai indikator gangguan. Data menunjukkan penurunan angka gangguan kamtibmas sebesar 19,5 persen, penurunan angka kejahatan sebesar 16,9 persen, serta penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, indeks kepuasan masyarakat juga meningkat menjadi 82,15 atau naik 4,38 persen dibandingkan tahun lalu.

Pemerintah juga dinilai berhasil mengelola berbagai potensi kerawanan melalui langkah antisipatif dan respons cepat di lapangan, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas, penguatan pengamanan objek vital, penyediaan layanan transportasi yang semakin baik, serta koordinasi lintas sektor yang lebih solid.

"Beberapa catatan evaluasi penyelenggaraan pelayanan keamanan transportasi di tahun 2026 yang lalu juga menjadi atensi untuk langkah perbaikan strategis di masa yang akan datang seperti kemacetan di tol MBZ, kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk dan Merak, kemacetan di jalur lintas Sumatera serta pelanggaran aturan pembatasan kendaraan sumbu 3 ke atas," ungkap Ujung.

Ke depan, berbagai rekomendasi strategis seperti peningkatan kapasitas infrastruktur transportasi, optimalisasi manajemen lalu lintas, penguatan keselamatan, dan perbaikan komunikasi publik akan terus didorong agar penyelenggaraan arus mudik dan balik pada masa mendatang semakin aman, nyaman, dan berkualitas.

 

*Kemenko Polkam RI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemerintah Catat Keberhasilan Pengamanan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2026

SIARAN PERS NO. 108/SP/HM.01.02/POLKAM/4/2026 Polkam, Depok – Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi pasa ...