"Pak apakah tidak takut sangsi PBB jika ketahuan kita
menyelundupkan senjata ke Aljazair?".....
Tanya Goentoer Soekarno Poetra
Lalu Bung Karno menjawab.....
"Preeet!"......Suara kentut*t yang keras
Pada tahun 1957, Bung karno sengaja menyelundupkan senapan mesin
kepada Front Nasional Pembebasan Aljazair sebagai perlengkapan persenjataan
untuk melawan Prancis. Dalam proses penyelundupan, misi rahasia ini melibatkan
dua kapal selam yang dipesan Indonesia dari Uni Soviet.
Seperti diketahui, pada 1949 hingga 1958, Uni Soviet memang
memproduksi 236 kapal selam kelas Whiskey, yang 12 di antaranya dibuat untuk
Indonesia.
Apa yang dilakukan Bung Karno itu sempat ditanyakan oleh Guntur,
apakah tidak takut pada sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena
melanggar hukum internasional dengan menyelundupkan senjata untuk membantu
perjuangan kemerdekaan Aljazair. Atas pertanyaan itu, Bung Karno malah membalas
dengan suara kentut yang besar!.
Bung Karno menyatakan, kalau PBB berani menghukumnya karena
membantu negara lain lepas dari penjajahan, dia akan mengentutinya.
“Soal kemerdekaan, soal menghancurkan imperialisme, itu buatku
nomor satu,” kata Bung Karno.
*Sumber
buku Bung Karno Bapak ku, kawan ku, Guru ku karya Goentoer Soekarno Poetra
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar