Jakarta - Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik
Indonesia (Sestama BNN RI), Tantan Sulistyana, mewakili Kepala BNN RI menerima
audiensi Ketua Umum dan jajaran pengurus Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan
Darat (HIPAKAD) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (14/4).
Sestama dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya peran
HIPAKAD sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan program pencegahan.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitian saat ini diketahui terdapat
4,1 juta jiwa penduduk usia produktif terpapar narkoba, sehingga diperlukan
upaya kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat ketahanan masyarakat dan
keluarga sebagai benteng utama.
“Kami memandang HIPAKAD sebagai organisasi strategis untuk
memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap HIPAKAD dapat berkontribusi aktif dengan mendorong
anggotanya menjadi agen perubahan sekaligus fasilitator P4GN di berbagai
daerah. Selain itu, HIPAKAD juga diharapkan mampu membangun jejaring informasi
yang kuat untuk mendukung deteksi dini peredaran gelap narkotika di lingkungan
masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum HIPAKAD, Hari Hara Tambunan,
menyampaikan komitmen organisasinya untuk bersinergi dengan BNN dalam edukasi
dan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa. Ia bahkan
berharap dapat mengukuhkan komitmen tersebut dalam nota kesepahaman bersama
BNN.
“Kami berniat bekerja sama dengan BNN untuk melakukan sosialisasi ke sekolah dan kampus di berbagai daerah, serta berharap kerja sama ini dapat iformalkan melalui nota kesepahaman,” pungkasnya
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


Tidak ada komentar:
Posting Komentar