Minggu, 08 Maret 2026

UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA

SIARAN PERS

Bali, 7 Maret 2026

Badan Narkotika Nasional bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 s.d. 6 Maret 2026) tersebut berhasil mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS serta sejumlah bahan yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali, pada Januari dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan penyelidikan mendalam. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45 WITA, Tim Gabungan berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah kunci kendaraan serta kunci villa lain yang kemudian mengarah pada pengembangan penyelidikan.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen "EA", botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol "AG+ silver.

Usai menggeledah mobil tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan pada Jumat (6/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di salah satu villa di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali. Di lokasi ini, petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan clandestine laboratory, antara lain:

1. Platik biru berisi citric acid

2. Container orange berisi kain

3. Tas putih dengan jerigen berisi cairan

4. Jerigen berisi cairan kuning

5. Jerigen berisi cairan coklat

6. Botol coklat Dichloromethane

7. Jerigen isi cairan

8. Gelas dan plastik berisi residu

9. Piring isi residu

10. Plastik klip isi kristal putih (mephedrone)

11. Baskom tutup hijau berisi cairan coklat

12. Botol coklat metyhlamine

13. Botol coklat hydrobromic acid

14. Jerigen isi cairan coklat (3)

15. Jerigen isi cairan bening

16. Kertas saring isi residu

17. Ember hijau berisi coklat isi cairan

18. Plastik hitam isi garam dolpin(2)

19. Botol kaca isi cairan bening (4)

20. Plastik klip isi kristal diduga mephedrone

21. Timbangan digital

22. Plastik gulung bening

23. Fruit dryer

24. Masker respirator

25. Kertas saring

26. Erlenmeyer hisap 2 liter

27. Panci dan gayung

28. Syringe 20ml

Berdasarkan temuan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Laboratorium Narkotika BNN telah dipastikan bahwa zat yang diproduksi clandestine lab tersebut merupakan jenis mephedrone yang termasuk dalam narkotika golongan I.

BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memanfaatkan Indonesia sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba. Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas guna melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkotika.

#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA

SIARAN PERS Bali, 7 Maret 2026 Badan Narkotika Nasional bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium ge...