Polkam, Jakarta - Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan bersama seluruh jajaran pemerintah
pusat dan daerah bersepakat untuk meningkatkan deteksi dini dan respon cepat
agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi menjelang libur Hari Raya.
Pemerintah menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di
seluruh daerah.
"Pemerintah memastikan
ketersediaan serta keterjangkauan kebutuhan pokok dan bahan bakar, memperkuat
kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, serta menjamin
kelancaran mobilitas masyarakat selama rangkaian kegiatan Perayaan Hari Suci
Nyepi dan Hari Raya Idulfitri Tahun 2026," ujar Wakil Menteri Koordinator
Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus saat memimpin
Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Lebaran di kantor Kemenko Polkam,
Jakarta, Rabu (11/3).
Wamenko Polkam juga menekankan
pentingnya sinergi dan kolaborasi antar stakeholder dalam memastikan kelancaran
dan keamanan serta kenyamanan arus lalu lintas (mudik dan balik) selama
rangkaian kegiatan perayaan Idulfitri. "Kita harus menekan penurunan angka
kejahatan, pelanggaran lalu lintas, tingkat kecelakaan, dan korban jiwa karena
kecelakaan," kata Lodewijk.
"Melalui rapat koordinasi
ini diharapkan seluruh kementerian, lembaga, dan instansi terkait dapat semakin
memperkuat sinergi dan kesiapan dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan
selama periode Ramadan dan Idulfitri Tahun 2026," sambungnya.
Rakor ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Perhubungan, Wakil Menteri Komunikasi Digital, Wakil Menteri Kesehatan, Kepala BSSN, Kepala BNPT, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Kepala BP BUMN, Kepala BMKG, Wakil Panglima TNI, Wakapolri, Wakil Kepala BIN, Kabais TNI, Asops Panglima TNI, Astamaops Kapolri, Kabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama PLN, serta para pejabat tinggi di lingkungan Kemenko Polkam.
*Humas Kemenko Polkam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar