Jakarta - Presiden Prabowo
Subianto halalbihalal dengan Presiden Ke-7 Joko Widodo saat acara gelar griya (open house) di Istana Merdeka, Jakarta,
Sabtu (21/3), dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Jokowi menyambangi Istana Merdeka
bersama beserta istrinya, Iriana, dan anak bungsunya, Kaesang Pangarep. Di
Istana Merdeka, kedatangan Presiden Ke-7 RI itu disambut oleh pasukan jajar
kehormatan, dan Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan pendahulunya itu
di pelataran Istana Merdeka, tepat di dekat tempat berhentinya mobil yang membawa
Jokowi.
Prabowo dan Jokowi kemudian
berjalan bersama-sama menyusuri karpet biru yang tergelar di pelataran Istana
Merdeka, kemudian Prabowo mengantarkan tamunya itu masuk ke dalam salah satu
ruangan di Istana Merdeka.
Di dalam ruangan tersebut, Presiden
Prabowo dan Jokowi beserta keluarganya bersilaturahmi dan berbincang-bincang
selama beberapa waktu. Dalam beberapa foto yang dibagikan oleh Sekretariat
Presiden RI, Jokowi dan Iriana mengenakan pakaian yang warnanya tampak senada,
yaitu paduan antara krem dan cokelat muda, sementara Presiden Prabowo
mengenakan atasan berwarna biru muda.
Di meja dalam ruangan tersebut,
aneka kue kering dan panganan khas lebaran turut tersaji, di antaranya seperti
nastar, aneka keik dalam potongan kecil, dan kue kering kembang goyang.
Dalam acara silaturahmi dengan Jokowi, Presiden Prabowo ditemani oleh putra
semata wayangnya, Didit Hediprasetyo, yang mengenakan atasan berwarna senada
dengan ayahnya lengkap dengan kopiah hitam.
Pertemuan antara Presiden Prabowo
dengan Presiden Ke-7 Jokowi di Istana Merdeka itu berlangsung tertutup.
Di Istana Merdeka, Sabtu, dalam
waktu yang terpisah, Presiden Prabowo juga halalbihalal dengan Presiden Ke-6
Susilo Bambang Yudhoyono, yang menghadiri acara gelar griya bersama dua
putranya, yaitu Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan
Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Wakil Ketua MPR RI Edhie
Baskoro Yudhoyono.
Sekretariat Presiden RI dalam
siaran resminya menyebut kedatangan Presiden Ke-7 dan Presiden Ke-6 ke Istana
Merdeka itu "mencerminkan kesinambungan kepemimpinan nasional yang tetap
terjalin erat dalam suasana kekeluargaan".
"Gelar griya Idulfitri tahun
ini menjadi ruang temu yang sarat makna untuk mempererat tali persaudaraan,
merawat harmoni antarpemimpin, serta meneguhkan pesan bahwa persatuan adalah
fondasi utama dalam perjalanan bangsa menuju masa depan," demikian siaran
resmi Sekretariat Presiden RI.
*Antara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar