Polkam, Mojokerto – Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.)
Djamari Chaniago menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan
masyarakat dalam menjaga stabilitas dan mewujudkan kesejahteraan bersama.
Menurutnya, kekompakan dan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan
masyarakat menjadi kunci agar berbagai tantangan di masyarakat dapat dihadapi
dengan baik.
“Kondisi di masyarakat menuntut
Forkopimda untuk fokus dan bekerja bersama-sama agar upaya mensejahterakan
masyarakat dapat berjalan lancar. Jika pemerintah daerah dan masyarakat kompak,
tidak akan ada masalah. Ini adalah upaya kita bersama untuk terus menjaga itu,”
ujar Menko Polkam dalam kegiatan Silaturahmi Menko Polkam Bersama Forkompimda
dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dengan tema “Kewaspadaan
Terhadap Situasi Keamanan” yang diselenggarakan pada Sabtu (14/2/2026).
Menko Polkam juga menyoroti
bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk fisik
atau militer. Justru, tantangan terbesar sering muncul di ruang digital melalui
penyebaran hoaks, narasi kebencian, ataupun provokasi. “Yang diserang bukan
hanya wilayah, tetapi pikiran, keyakinan, dan persatuan masyarakat,” ujarnya.
Menko Djamari juga mengingatkan
adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah belah persatuan dan
menciptakan gangguan keamanan di tengah masyarakat. “Jangan lupa, ada orang dan
kelompok tertentu yang ingin membuat masalah. Itu membahayakan masyarakat dan
kita semua. Kalau ingin menyampaikan pendapat, silakan. Demo tidak dilarang,
tetapi harus dilakukan dengan cara yang baik dan tidak anarkis,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Menko
Polkam kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan
tangan untuk membangun kesejahteraan bersama pemerintah daerah. “Mari kita
bangun masyarakat yang sejahtera bersama-sama, bersatu padu dengan pemerintah
daerah,” tambahnya.
Usai melaksanakan silaturahmi
dengan Forkopimda, Menko Polkam mengunjungi para santri di Pondok Pesantren
Amanatul Ummah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa bangganya dapat
berhadapan langsung dengan generasi muda yang dipersiapkan menjadi pemimpin
masa depan bangsa.
“Ada kebanggaan bagi saya karena
berhadapan dengan calon-calon pemimpin masa depan. Ini adalah salah satu
pesantren terbaik di Indonesia. Kalian harus bangga bersekolah di sini,”
ungkapnya.
Menko Polkam berpesan agar para
santri untuk dapat menyumbangkan ilmu dan nilai yang diperoleh selama menempuh
pendidikan bagi negara dan bangsa. Ia mendorong para santri untuk belajar
dengan sungguh-sungguh, menuntut ilmu setinggi-tingginya, serta tidak pernah
ragu dalam meraih cita-cita.
“Gantungkan cita-citamu di
langit, setinggi mungkin. Kalian kelak akan menjadi pemimpin, baik di keluarga
maupun bangsa. Bangsa Indonesia menunggu peran dan pengabdian kalian,”
pesannya.
Menutup arahannya, Menko Polkam
mengingatkan para santri untuk menjaga kehormatan diri, keluarga, dan lembaga
pendidikan, serta selalu mematuhi nasihat dan perintah para guru sebagai bekal
utama dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
*Humas Kemenko Polkam /BINs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar