Jakarta - Mengawali agenda
kunjungan kerjanya di Batam, Kepulauan Riau, Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi
Ario Seto, bertemu dengan Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, di
Markas Polda Kepulauan Riau, pada Jumat (16/1). Pertemuan ini menjadi momentum
strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga guna menghadapi
dinamika serta tantangan kejahatan narkotika di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam pertemuan, Kepala BNN RI
yang didampingi sejumlah pejabat utama BNN RI, termasuk Kepala BNN Provinsi Kepulauan
Riau, Brigjen Pol Hanny Hidayat, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan
kolaborasi yang selama ini terjalin antara BNN, melalui BNN Provinsi Kepulauan
Riau, dengan Polda Kepulauan Riau dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, soliditas
antarlembaga menjadi faktor kunci dalam menghadapi kompleksitas ancaman
kejahatan narkotika, khususnya di Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik
geografis strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara.
Ia juga menegaskan pentingnya
penerapan hukuman yang keras dan tegas bagi para pelaku kejahatan narkotika
sebagai efek jera, terutama terhadap jaringan yang berupaya mengedarkan
narkotika dari luar negeri. Hal ini dinilai penting agar Indonesia tidak
terkesan lemah dalam menghadapi kejahatan narkotika, sekaligus sebagai wujud
komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotik.
Lebih lanjut Kepala BNN RI
menyampaikan bahwa penanganan kejahatan narkotika harus dilakukan secara linier
dan terpadu. Upaya tersebut tidak hanya mengedepankan pemberantasan melalui
penegakan hukum, tetapi juga diperkuat dengan langkah pencegahan serta
rehabilitasi guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
Melalui pertemuan ini, Kepala
BNN RI berharap sinergi yang telah terbangun antara BNN dan Polda Kepulauan
Riau dapat terus diperkuat dan ditingkatkan, sehingga pelaksanaan P4GN di
wilayah Kepulauan Riau dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan
berdampak nyata bagi perlindungan masyarakat.
BINs
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar