Kamis, 23 Juni 2022

Sukarno Dan Lukisan


 

Tidak ada Presiden di Republik Indonesia yang gandrung seni yang begitu mendalam kecuali Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno atau Bung Karno terlebih kepada lukisan dan patung – patung serta barang antik, di sini kita akan membahas tentang ketertarikan Bung Karno terhadap lukisan.

Saat Bung Karno tahun 1956 beliau mengunjungi Uni Soviet ( sekarang Rusia ) dan diajak mengunjngi museum Tretakovskaya, Moscow. Begitu mengunjungi museum tersebut Bung Karno tetarik dan kepincut oleh salah satu lukisan yang berukuran 295cmx450cm karya pelukis Konstantin Egorovick Makovsky, pelukis yag terkenal abad ke – 19, lukisan Konstantin bertema “ Pernikahan adat Rusia “.

Bung Karno mendekati Presiden Kruschev untuk meminta lukisan tersebut, dan berhasil..!!, Atas nama Rakyat Rusia lukisan tersebut diberikan sebagai hadiah untuk Sang Proklamator. Kini lukisan tersebut terpajang di Istana Bogor tidak jauh dari lukisan  Gatot Kaca kembar lima.

Bung Karno sedang menerangkan arti lukisan

Bukan hanya lukisan terkenal milik Rusia Bung Karno juga saat mengunjungi Mexico pernah meminta lukisan kepada Presiden Mexico saat itu Diego Riviera dan berhasil lagi, lukisan tersebut bertema “ Gadis Melayu Dengan Bunga “. Sejatinya lukisan yang diminta oleh Bung Karno adalah lukisan yang dilindungi oleh Undang – undang Mexico dan tak boleh keluar dari negara Mexico, tapi entah mengapa Bung karno berhasil mendapatkannya bahkan banyak pejabat di mexico menyetujuinya agar diberikan kepada Bung karno.

Bung Karno sendiri selain pecinta lukisan beliau juga seorang pelukis dan hasil lukisannya adalah potret perempuan yang bernama “ Rini “ menurut orang tua dulu arti nama RINI adalah Revolusi Indonesia, bahkan saat pembuangan di Ende Bung Karno banyak menghasilkan lukisan dan karikatur. Namun kata orang tua dulu juga ada salah satu lukisan yang dibuat  beliau berjudul “ Senopati Nusantara  “ merupakan lukisan berbentuk Cakra dengan sinar Matahari, sayang lukisan ini tidak diketahui jejaknya.

Banyak seniman lukis yang kagum kepada Bung Karno,bahkan beliau mempunyai pelukis pribadi bernama Lee Man Fong yang diangkat sebagai pelukis Istana.

Ada cerita bila Bung Karno pensiun jadi Presiden beliau akan menjadi Pelukis. Dat kan toch niet Mr. President. //dari berbagai sumber: Untung Surono


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gerakkan Pilah Sampah

Jakarta - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan, gerakan memilah sampah dari rumah menjadi langkah paling penti...