Keadaan sebelum Tentara Sekutu
dan Belanda datang ke Indonesia
Masa bersiap adalah sebuah
istilah media massa tahun 1945-1947 untuk sebuah periode dalam masa perang
Kemerdekaan Republik Indonesia atau peralihan kekuasaan antara Tentara
Kekaisaran Jepang di satu pihak ke Tentara Sekutu atau Republik Indonesia di
sisi lain.
Dalam catatan Wartawan Rosihan
Anwar saat itu tiap kampung di Jakarta jika ada orang asing tak di kenal masuk
ke kampung maka akan terdengar teriakan " Bersiap! "....
Jadi saat itu sedang terjadi
vakum atau kekosongan kekuasaan di Hindia Belanda terutama di Jawa dan
Sumatera.
Karena kekosongan kekuasaan itu
banyak terjadi pembunuhan atas nama semangat tapi kadang di dasari kepentingan
pribadi. Dalam beberapa kasus bahkan banyak orang orang tak bersalah dari
berbagai etnik Tionghoa, asing, timur jauh bahkan orang bekas tentara AL Jerman
di bunuh oleh para pemuda hanya karena mereka orang asing. Sedang pembunuhan
pada orang Tionghoa malahan di dasari karena mereka di anggap antek Belanda
walau tak semua seperti itu dan kasus pembunuhan orang orang Tionghoa itu di
sebut " Gedoran cina " dan tercatat terjadi di Medan dan Tangerang.
Pembunuhan pada orang Manado,
Ambon dan indo Belanda terjadi di mana mana. Itu sebab beberapa golongan etnis
itu membentuk wadah pertahanan sendiri semacam KRIS bagi orang Menado atau poh
an tui bagi orng Tionghoa.
Dalam photo ini adalah kondisi
kota Bogor di bulan juli 1945 saat masa bersiap!
^Benrus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar