Jakarta - Kepala BNN RI, Suyudi
Ario Seto, menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Ta'aruf Pengurus Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta
Pusat, Sabtu (7/2). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Bersatu dalam Munajat untuk
Keselamatan Bangsa”.
Acara ini juga turut dihadiri
oleh Presiden Prabowo Subianto, beserta sejumlah pejabat negara, tokoh agama,
dan pimpinan lembaga nasional, sebagai wujud dukungan terhadap peran strategis
MUI dalam menjaga persatuan, moralitas, dan kehidupan berbangsa yang harmonis.
Tercatat ada 1.453 orang
pengurus baru MUI yang dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Momentum besar ini
juga dihadiri oleh sekitar 56.000 jamaah yang berasal dari wilayah DKI Jakarta,
Jawa Barat, dan Banten.
Sebelum prosesi pengukuhan
dimulai, rangkaian munajat dan doa keselamatan bangsa dipimpin sejumlah ulama
dan tokoh agama, diantaranya K.H. Abdul Manan Ghani, K.H. Mahfud Assirun, Habib
Ali bin Abdurrahman Al Habsyi, Habib Ahmad bin Ali Assegaf, serta Ustadz Abdul Somad.
Kehadiran Kepala BNN RI dalam
kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara lembaga negara dan tokoh
agama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, termasuk ancaman dan
peredaran gelap narkoba yang berdampak pada ketahanan moral dan sosial masyarakat.
Dalam konteks Pencegahan dan
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), BNN
memandang peran ulama dan organisasi keagamaan sangat strategis dalam
memberikan edukasi, pembinaan akhlak, serta penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai
benteng moral masyarakat dari bahaya narkoba.
Pengukuhan dan ta'aruf pengurus
MUI ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam
menjaga keselamatan umat, mempererat persatuan umat, serta membangun masyarakat
Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berdaya tahan terhadap berbagai ancaman,
termasuk narkoba.
BINs
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN


Tidak ada komentar:
Posting Komentar